Barcelona Vs Real Madrid: Misi Menyelamatkan Lopetegui

Minggu, 28 Oktober 2018 – 16:42 WIB
Marcelo. Foto: Marca

jpnn.com, BARCELONA - Duel Barcelona Vs Real Madrid di Camp Nou, Minggu (28/10) mulai pukul 22.15 WIB nanti bakal lebih berarti buat tim tamu.

Kemenangan El Real atas Viktoria Plzen pada lanjutan Liga Champions (24/10) membuat atmosfer ruang ganti berbalik 180 derajat. Pemain yang awalnya seolah cuek kepada Julen Lopetegui mulai bersuara. Mereka menginginkan pelatih 52 tahun tersebut bertahan, apa pun hasil dalam El Clasico nanti.

BACA JUGA: Barcelona Vs Real Madrid: Asyik, Tak Ada Messi dan Ronaldo

Sergio Ramos dkk tampaknya sadar bahwa tidak mudah bagi siapa pun untuk menggantikan Zinedine Zidane yang sukses mempersembahkan tiga trofi Liga Champions secara beruntun. Apalagi, kepergian Zizou juga dibarengi superstar utama Cristiano Ronaldo yang hijrah ke Juventus.

Faktor lain yang membuat pemain merasa perlu menyelamatkan Lopetegui adalah eks pelatih timnas Spanyol itu adil. Salah satu contohnya saat memuji pemain. Dia tidak segan menyanjung anggota skuatnya di hadapan umum bila memang harus dilakukan.

BACA JUGA: Barcelona Vs Real Madrid: Memori Buruk Lopetegui di Camp Nou

Yang paling krusial adalah cara Lopetegui menyikapi tren buruk timnya yang tidak pernah menang dalam lima laga sebelum bentrok dengan Viktoria Plzen. Dia duduk bersama para pemainnya untuk membikin kondisi ruang ganti tetap kondusif.

Dan satu lagi. Harapan masih terbuka. Jika menang pada laga besar besok, selisih poin Los Merengues dengan Barcelona menjadi satu saja (18-17). Singkatnya, El Clasico di Camp Nou memang akan dipersembahkan para pemain Real untuk Lopetegui.

BACA JUGA: Real Madrid Ganti Pelatih Jelang El Clasico? Ini Jawabannya

Kalaupun akhirnya Lopetegui dipecat setelah pertandingan melawan Barcelona, penyebabnya bukan pemain. Melainkan murni dari keputusan petinggi klub. ’’Mengakhiri liburan (musim panas) dan kembali ke klub tanpa Cristiano Ronaldo rasanya sangat aneh. Namun, klub selalu lebih besar daripada pemain,’’ kata bek kiri Marcelo kepada surat kabar olahraga yang berbasis di Madrid, Marca.

’’Lopetegui selalu mengusahakan segala cara agar Real kembali ke tempat tertinggi,’’ sambung bek 30 tahun asal Brasil itu.

Motivasi Marcelo berbanding lurus dengan kepastian bahwa dia bisa tampil di El Clasico. Cedera engkel yang dialami saat melawan Viktoria Plzen telah pulih. Marcelo kembali ikut latihan penuh tim kemarin. Hanya, bek kanan Daniel Carvajal dikabarkan berlatih terpisah dan diragukan tampil pada El Clasico.

Penyebab lain yang membuat para pemain menginginkan Lopetegui bertahan adalah dua nama yang digadang-gadang sebagai calon pengganti, yakni Antonio Conte dan Jose Mourinho. Menurut surat kabar asal Madrid El Pais, banyak pemain yang keberatan ditangani kedua pelatih tersebut.

Salah satunya adalah kiper anyar Real Thibaut Courtois. Ya, penjaga gawang terbaik Piala Dunia 2018 itu sudah merasakan polesan Mourinho dan Conte ketika berkostum Chelsea. Kiper Belgia itu bekerja bersama Mou pada 2014–2016. Sedangkan ditangani Conte pada dua musim pemungkasnya bersama The Blues, yakni 2016 hingga 2018. Courtois tidak suka pendekatan psikologis Mou. Di sisi lain, Courtois benci aturan superketat yang diterapkan Conte.

Namun, agaknya, Courtois terlalu lemah untuk menolak kedatangan Conte. Kans pelatih Italia itu untuk mendarat ke Santiago Bernabeu semakin besar. Tadi malam Sport Mediaset melaporkan bahwa urusan Conte dengan Chelsea terkait hak kompensasi pemecatannya sudah selesai. Kini mantan pelatih Juventus dan timnas Italia itu bebas bergabung dengan tim mana saja.

’’Saya tidak percaya (bahwa Mou dan Conte menjadi calon suksesor Lopetegui). Saya meninggalkan London agar tidak melalui hal-hal seperti itu lagi. Sekarang ada kemungkinan malah Conte atau Mou yang datang,’’ kata eks kiper Atletico Madrid itu. (io/c4/nur)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Fan Barcelona Pengin Julen Lopetegui Bertahan di Real Madrid


Redaktur & Reporter : Adek

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler