Basarnas Temukan Satu Orang Lagi Korban Banjir Bandang Labura

Kamis, 02 Januari 2020 – 23:42 WIB
Tim gabungan Polri, TNI Basarnas dan masyarakat mengevakuasi korban banjir besar Kabupaten Labuhanbatu Utara di aliran Sungai Bilah, Kabupaten Labuhanbatu untuk di visum luar di RSUD Rantauprapat. Foto: ANTARA/HO

jpnn.com, RANTAUPRAPAT - Tim gabungan kembali menemukan satu orang lagi korban banjir bandang Labuhanbatu Utara (Labura), Sumatera Utara, Kamis (2/1) sore, sekira jam 17.00 WIB. Korban diidentifikasi sementara adalah Reni Yana Sipahutar, 8, warga Desa Pematang, Kecamatan NA IX-X, Kabupaten Labuhanbatu Utara.

Jasadnya ditemukan tersangkut di Aek Buru daerah Sungai Bilah, Kecamatan Bilah Barat, Kabupaten Labuhanbatu, sejauh 23 kilometer dari lokasi kejadian.

BACA JUGA: Banjir Surut, Mobil Bertumpukan di Jalan Masuk Perumahan

Tim gabungan langsung mengevakuasi jasad menggunakan kantong mayat, untuk selanjutnya dilakukan visum luar di RSUD Rantauprapat.

Berdasarkan informasi diperoleh, Tim yang berjumlah 47 orang itu meninjau lokasi aliran Sungai Bilah sekira pukul 12.00 WIB. Pencarian diperluas dengan memecah tim menjadi dua, melakukan pencarian ke Hulu Sungai hingga Hilir Sungai.

BACA JUGA: Dua Korban Banjir Bandang di Labura Ditemukan Meninggal

Tidak luput setiap benda mencurigakan dan tiap sudut sungai di pantau tim yang terdiri dari Polri, TNI, Basarnas dan masyarakat.

Setelah menyusuri Sungai Bilah selama lima jam, akhirnya tim berhasil menemukan jasad anak pertama dari tiga bersaudara itu dalam kondisi meninggal dunia. Sementara ayahnya bernama Ahmad Albar Sipahutar dan adiknya Reja Sipahutar masih dalam upaya pencarian.

BACA JUGA: Iksan Ilahi Dihabisi karena Menjalin Hubungan Terlarang dengan Istri Pamannya

Sebelumnya, dua korban banjir besar di Kecamatan NA IX-X Kabupaten Labuhanbatu Utara berhasil ditemukan masyarakat dalam keadaan meninggal dunia, Rabu (1/1) siang.

Korban berhasil teridentifikasi sementara bernama Irul Sipahutar (7) ditemukan di aliran Sungai Bilah, Kampung Paindoan, Kecamatan Rantau Utara sejauh 30 kilometer. Sedangkan ibunya bernama Cahaya Nasution (27) ditemukan di Batu Bujur, Desa Tanjung Medan, Kecamatan Bilah Barat sejauh 25 kilometer.

Menurut rencana, seluruh jenazah akan di kebumikan di Desa Pematang, Kecamatan NA IX-X Kabupaten Labuhanbatu Utara. Sementara, korban bernama Ahmad Albar Sipahutar (kepala keluarga) dan Reja Sipahutar (anak) belum ditemukan.

Bencana banjir besar terjadi di Desa Pematang, Kecamatan NA IX-X Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sabtu, (28/12) malam. Tim gabungan dari unsur TNI, Polri, Basarnas dan masyarakat terus melakukan upaya maksimal pemulihan pascabanjir besar yang terjadi di Kabupaten Labuhanbatu Utara.

BACA JUGA: Bikin Malu Korps Bhayangkara, Lima Polisi Ini Dipecat dengan Tidak Hormat

Pascakejadian situasi dan kondisi di lokasi bencana berangsur membaik. Tim gabungan memberikan bantuan maksimal dan mengevakuasi korban bencana ke tempat yang aman.(antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler