Batal Merger, Indonesia AirAsia Dapat Suntikan Modal Rp 4,2 Triliun

Rabu, 07 Oktober 2015 – 03:39 WIB
Pesawat Air Asia. Foto: IST

jpnn.com - JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyatakan PT Indonesia AirAsia dan PT Indonesia AirAsia Xtra lolos dari ekuitas keuangan negatif 2014. Dua maskapai tersebut dinyatakan telah memenuhi persyaratan ekuitas dan kepemilikan jumlah pesawat.

Bahkan kedua maskapai ini batal menyatukan entitas perusahaan atau merger. Padahal sebelumnya, Kemenhub menyarankan maskapai satu grup tersebut dimerger agar bisa terus beroperasi.

BACA JUGA: DPR Setujui 23 BUMN ini Dapatkan Kucuran PMN, Jumlahnya....

"Tidak jadi merger, mereka sudah memenuhi ekuitas dan kepemilikan pesawat. Kalau sekarang Airasia Xtra sudah memenuhi 10 dia menambah pesawat 5, sebelumnya punya 5," ungkap Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Suprasetyo saat mengelar jumpa pers di kantornya, Jakarta, Selasa (6/10) malam.

Sementara, mengenai pemenuhan ekuitas keuangan, kata Suprasetyo Indonesia AirAsia mendapat suntikan modal sekira Rp4,2 triliun. Hanya saja, Suprasetyo mengaku tidak begitu tahu dari mana dana kucuran tersebut berasal.

BACA JUGA: Politikus Gerindra Ini Ingin Luruskan Nawacita Jokowi

"Indonesia AirAsia ekuitinya sudah positif Rp 4,2 triliun, penambahan modalnya dalam negeri dan luar negeri, komposisinya 51 persen dan 49 persen. Darimananya bisa ditanya sama mereka langsung," tandasnya. (chi/jpnn)

BACA JUGA: Kemenhub Cabut Izin Penerbangan 4 Maskapai Ini

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ridwan Kamil Minta Indonesia Mencontoh Malaysia dan Korea


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler