Batam Logistics Ecosystem Kian Matang Fasilitasi Importir dan Eksportir

Jumat, 05 November 2021 – 19:40 WIB
Ketua Pelaksana Harian NLE Agus Sudarmadi memberikan penghargaan khusus kepada KPU Bea Cukai Batam atas peranannya dalam mengolaborasikan program NLE. Foto: Bea Cukai

jpnn.com, BATAM - Ketua Pelaksana Harian National Logistics Ecosystem (NLE) Agus Sudarmadi menilai Batam Logistics Ecosystem (BLE) semakin menunjukkan perkembangan yang matang dalam memfasilitasi importir dan eksportir.

Hal itu disampaikan Agus dalam rapat pembahasan laporan perkembangan BLE (Part of NLE) di Kantor Bea Cukai Batam, Senin (1/11).

BACA JUGA: Krakatau International Port Bakal Terintegrasi dengan Platform NLE

Dia menyampaikan Program BLE-BLE turut diawasi oleh sejumlah lembaga pengawasan.

"Dengan dibentuknya tim ini merupakan sebuah amunisi yang menyatakan bahwa 'this is the one of possibility to game changer'. Karena itu diharapkan, baik Bea Cukai dan BP Batam dapat saling berkoordinasi untuk menyukseskan program BLE-NLE," kata Agus yang juga Direktur Informasi Kepabeanan Cukai Ditjen Bea dan Cukai.

BACA JUGA: Percepat Ekspor, Bea Cukai Dukung Penerapan NLE di Banten dan Ambon

Agus menyampaikan akan terdapat tambahan kolaborasi sistem layanan logistik antarpelaku usaha di sektor swasta atau pemerintah (G2B2B).

Saat ini, selain fasilitas trucking, shipping dan warehousing, terdapat usulan bisnis yang akan dikembangkan dalam platform BLE, yaitu kolaborasi layanan container yard, serta simplikasi pembayaran kegiatan logistik dalam BLE berkerja sama dengan Bank Mandiri.

BACA JUGA: Bea Cukai dan Bank Mandiri Berkolaborasi dalam Layanan Perbankan pada NLE

“Untuk pembayaran ada metode splitting, pelaku usaha hanya perlu melakukan pembayaran satu kali atas seluruh layanan yang didapatkan dari penyedia jasa logistik (service provider). Ke depannya akan dikembangkan pembayaran melalui virtual account,” terangnya.

Pada kesempatan itu, Agus juga memberikan penghargaan khusus kepada KPU Bea Cukai Batam atas peranannya dalam mengolaborasikan program NLE.

“Kami berharap penghargaan ini dapat memacu semangat untuk mewujudkan ekosistem logistik Indonesia yang lebih sehat dan mampu bersaing dengan asing,” ungkapnya.

Sejalan dengan hal tersebut, tim NLE bersama Bea Cukai Batam juga memberikan apresiasi kepada stakeholders selaku pioner paltform yang turut mendukung terwujudnya Program BLE.

Penghargaan diberikan Ketua Pelaksana Harian NLE diwakili Chief NLE Duki Rusnandi dan Ketua Tim BLE Dwi Jogyastara dalam acara sharing session dan public hearing terkait implementasi BLE di aula KPU Bea Cukai Batam, Selasa (2/11).

Melalui penghargaan ini diharapkan dapat mendorong dan memotivasi stakeholders untuk terus memberikan kontribusi dalam memajukan ekonomi Indonesia, khususnya logistik di Kota Batam, serta turut andil menyukseskan program Pemulihan Ekonomi Nasional. (mrk/jpnn)


Redaktur : Sutresno Wahyudi
Reporter : Sutresno Wahyudi, Sutresno Wahyudi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler