Batik Air dan Kemenhub Inspeksi Operasional Penerbangan

Minggu, 17 Januari 2021 – 18:36 WIB
Ilustrasi Batik Air. Foto Ricardo/jpnn.com

jpnn.com, JAKARTA - Batik Air member Lion Air Group dan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melaksanakan pemeriksaan dan inspeksi terhadap persiapan dan pelaksanaan operasional penerbangan (ramp check) di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang (CGK), Minggu (17/1).

Ramp check dipimpin oleh Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi bersama Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Novie Riyanto, President Director PT Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddin, Operation Director of Batik Air  Capt Zwingly Silalahi.

BACA JUGA: 5 Berita Terpopuler: Ibu Iriana Jokowi Lama tak Muncul, Ada yang Minta Tolong, Kondisi Rizieq Mengkhawatirkan, Gaji PNS

Kemudian hadir juga Safety, Security and Quality Director of Batik Air Capt. Wamildan Tsani Panjaitan, Maintenance and Engineering Director of Batik Air Yanto Supriatno serta pihak lainnya yang terkait.

Corporate Communications Strategic of Batik Air Danang Mandala Prihantoro mengatakan pelaksanaan ramp check juga dijalankan dari internal Batik Air secara rutin dan berkala.

BACA JUGA: Garuda Indonesia dan Lion Air Gagal Mendarat, Sriwijaya Air Selamat, Batik Air?

Hal itu guna memastikan setiap operaisonal penerbangan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP), dengan tetap mengutamakan faktor-faktor yang memenuhi keamanan, keselamatan, kenyamanan.

"Serta sebagaimana pedoman protokol kesehatan," kata Danang, Minggu (17/1).
 
Kegiatan ramp check bertujuan untuk menjamin penyelenggaraan angkutan penumpang berjadwal di lingkungan Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

BACA JUGA: Manajemen Batik Air Tawarkan Pilot Ambil Cuti di Luar Tanggungan

Objek pemeriksaan meliputi unsur administrasi, sumber daya manusia (petugas layanan darat dan awak pesawat), sistem menyeruluh pada pesawat udara, serta unsur teknis lainnya.
 
"Dari hasil ramp check yang telah dilaksanakan bahwa untuk armada Batik Air dinyatakan laik beroperasi (airworthy for flight)," kata Danang.
 
Berbagai rekomendasi dan referensi yang Batik Air terima akan selalu dianalisis dan dijalankan. "Dengan demikian Batik Air akan menjadikan sebagai salah satu dalam peningkatan kualitas layanan," jelasnya.
 
Dalam situasi masa waspada saat ini guna mencegah penyebaran covid-19 Batik Air menjalankan tindakan preventif dan antisipasi menurut protokol kesehatan terutama berkaitan sisi kesehatan serta kepentingan manusia (human interest) yang mencakup dari karyawan/ staf dan calon tamu.
 
Untuk persiapan operasional penerbangan, Batik Air tetap melakukan pemeriksaan kesehatan kepada pilot, awak kabin dan teknisi.

"Pemeriksaan kesehatan sebelum penerbangan (pre-flight health check) sangat penting untuk menentukan kondisi sehat serta laik terbang (airworthy for flight), agar keselamatan dan keamanan penumpang selama dalam penerbangan terjamin," katanya.
 
Kegiatan sterilisasi dan kebersihan pesawat terus dilakukan serta ditingkatkan. 

Proses pembersihan pesawat terdiri dari aircraft interior exterior cleaning (AIEC), terdiri dari Aircraft Interior Cleaning (membersihkan bagian dalam pesawat) dan Aircraft Exterior Cleaning (membersihkan bagian luar pesawat).
 
Pengerjaan menyeluruh bagian pesawat, antara lain badan pesawat (fuselage) eksterior, ruang kemudi (cokpit), dapur (galley), bagasi kabin (compartement), dinding kabin.

Kemudian, kursi awak pesawat dan penumpang, penggantian penutup sandaran kepala (head cover) di kursi, area kargo (bagian bawah pesawat), pintu dan jendela pesawat, karpet antai kabin, serta tangga menuju pesawat dan lainnya. (boy/jpnn)


 
  

Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?


Redaktur & Reporter : Boy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler