Batik Tulis Balerejo Tembus Luar Daerah

Kamis, 17 Juli 2014 – 02:58 WIB

jpnn.com - MADIUN – Seni batik tulis di Kabupaten Madiun masih eksis. Bahkan, di Dusun Binowo, Desa Balerejo, Kebonsari, membatik yang dimotori Sanggar Batik Prodomas mampu menjadi penggerak roda ekonomi warga setempat.

Ketua Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Bina Bangsa dan Sanggar Batik Prodomas Kusdaryanto menyatakan, membatik di Balerejo mulai menggeliat sejak dua tahun terakhir. Kegiatan itu berawal dari fakta tidak adanya kesibukan warga setelah bercocok tanam.

BACA JUGA: Sulawesi Barat Terkena Dampak Badai Rammasun di Filipina

Motif batik tulis yang dikembangkan sanggar tersebut umumnya mengusung tema alam, misalnya tebu, ketela, kunyit, dan lengkuas. Ada juga motif pecel pincuk, sayur-sayuran, dan bunga turi. ’’Memang mayoritas warga di sini petani,’’ tuturnya.

Kini batik tulis Balerejo sudah bisa menembus pasar luar daerah. Terlebih, sejak dipamerkan di salah satu event di Surabaya. Sayangnya, animo masyarakat lokal justru kurang bagus. Itu tidak terlepas dari anggapan harga batik tulis mahal dibandingkan dengan buatan pabrikan. ’’Harga batik tulis memang tergolong mahal,’’ ujarnya.(agi/tyo/isd/JPNN/c19/ami)

BACA JUGA: Kabur dari Rumah Majikan, Dua PRT Terjatuh dari Lantai 3

BACA JUGA: Ini Penyebab Suhu di Bali Lebih Dingin

BACA ARTIKEL LAINNYA... Bandara Jember Resmi Beroperasi Hari Ini


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler