Bawa Rp 7,5 Miliar, Pengusaha Batam Dirampok di Singapura

Minggu, 16 November 2014 – 22:52 WIB

jpnn.com - SINGAPURA – Warga negara Indonesia bernama Arun ditangkap kepolisian Singapura karena merampok pengusaha bernama Kang Tie Tie di Exit B dari Stasiun MRT Raffles Place, Singapura sekitar pukul 13.00 waktu setempat.

Pelaku sebelumnya menikam korban di pinggang kanannya kemudian menggasak tas berisi uang sebanyak Rp 7,5 miliar yang dibawa Kang Tie Tie. Walau terluka, Kang Tie Tie tidak begitu saja menyerah. Ia berusaha mengejar Arun dan warga setempat kemudian membantu mengejar pelaku hingga tertangkap.

BACA JUGA: Pria 70 Tahun Tewas Terseret Arus Kalimalang

Uang itu terdiri dari 158 ribu dollar Singapura, 20.030 dollar Brunei, dan tiga cek tunai dengan nilai sekitar 607 ribu dollar singapura. Total uang yang dibawa kabur jika dirupiahkan sekitar Rp7,5 miliar.

Angkatan Pertahanan Sipil Singapura (SCDF) tiba di TKP beberapa menit setelah kejadian. Korban dan pelaku kemudian dilarikan ke Singapore General Hospital.

BACA JUGA: Wali Kota Balikpapan Ogah Disalahkan soal Kartu Sakti Jokowi

Awalnya petugas setempat mengira pelaku adalah warga negara Tiongkok. Tapi setelah melakukan identifikasi di rumah sakit, Arun ternyata warga negara Indonesia.

Juru bicara Kedubes RI untuk Singapura, Simon Soekarno mengatakan korban dan pelaku perampokan adalah warga negara Indonesia asal Batam.

BACA JUGA: Tabung Gas Meledak, Dapur RM Batu Mandi Terbakar

“Benar, korban dan pelaku adalah warga Indonesia. Keterangan polisi Singapura dari Batam,” kata Simon, dilansir Batam Pos (Grup JPNN.com), Minggu (16/11).(jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Soal Hukuman Pembunuh Tunangannya, Keluarga Wiwin Pasrah


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler