Bayinya yang Lahir Banyak Banget, Selamat ya Bu Siti

Kamis, 08 September 2022 – 18:32 WIB
Tim dokter RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) sedang menangani bayi kembar empat, anak pasangan M Umar (35 tahun) dan Siti Nursiah (35 tahun) warga Kelurahan Kaboro, Lambitu, Bima,NTB di ruang NICU RSUD Provinsi NTB. (ANTARA/HO-RSUD Provinsi NTB).

jpnn.com - MATARAM - Pasangan M Umar (35) dan Siti Nursiah (35) lagi berbahagia.

Rumah tangga mereka kini diramaikan dengan lahirnya anak kembar empat.

BACA JUGA: Bayi 8 Hari Dikhitan, Nyaris Seluruh Genitalianya Terpotong

Proses lahiran dilakukan melalui operasi caesar di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Kepala Tim Bedah Operasi Sesar RSUD Provinsi NTB dr Agus Rusdhy H Hamid mengatakan kelahiran bayi kembar empat ini merupakan yang pertama ditangani RSUD Provinsi NTB.

BACA JUGA: Dua Bayi di Manado Sulut Positif Covid-19

"Bayi kembar empat ini lahir dalam operasi sesar yang dilakukan pada Rabu (7/9) sekitar pukul 08.30 Wita," ujar Agus Rusdhy H Hamid di Mataram, Kamis (8/9).

Dokter Spesialis Obstetri Ginekologi Konsultan Fetomaternal RSUD Provinsi NTB itu mengatakan keempat bayi kembar yang dilahirkan berjenis kelamin laki-laki.

BACA JUGA: DPRD NTB Dukung Mahasiswa Tolak Kenaikan Harga BBM Bersubsidi

"Ibu bayi merupakan pasien rujukan dari Bima dan operasi dilakukan dalam umur kehamilan 28/29 minggu."

"Alhamdulillah, operasi berjalan lancar, kurang lebih sekitar 45 menit."

"Ibu bayi dalam kondisi stabil," kata Rusdhy.

Diketahui bayi I lahir dengan berat badan (BB) 1.350 gram, bayi II dengan BB 1.370 gram.

Bayi III dengan BB 1.100 gram dan bayi keempat lahir dengan BB 1.195 gram.

"Keempat bayi lahir berselang satu menit," ucapnya.

Rusdhy lebih lanjut mengatakan keempat bayi kini mendapat perawatan intensif di ruang NICU RSUD Provinsi NTB.

Mereka ditangani oleh dr I Ketut Adi Wirawan dan tim dokter RSUD Provinsi NTB.

"Ibu bayi dalam kondisi stabil saat ini," kata Rusdhy.

Direktur RSUD Provinsi NTB dr Lalu Herman Mahaputra menuturkan kelahiran ini dipersiapkan dengan matang.

Sejak awal kedatangan, kondisi ibu dan janin terus dipantau oleh pihak rumah sakit.

"Ini termasuk kasus yang unik karena kehamilan bayi kembar empat ini terjadi melalui proses pembuahan yang normal, bukan pembuahan buatan atau melalui proses bayi tabung," kata dr Jack, sapaan akrabnya.

Sementara orang tua bayi kembar, Umar mengaku lega dan bersyukur atas kelahiran keempat bayi kembarnya itu.

"Alhamdulillah dengan kehadiran empat bayi ini. Kami pun menyampaikan terima kasih kepada RSUD Provinsi NTB," katanya.

Keempat bayi kembar ini merupakan putra ketiga pasangan petani yang berasal dari Kelurahan Kaboro, Kecamatan Lambitu Kabupaten Bima.

Sebelumnya, pasangan ini telah memiliki seorang putra yang berusia 10 tahun dan seorang putri yang berusia tiga tahun.(Antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Kennorton Girsang

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler