BBM Satu Harga Pertamina Kini Layani Kebutuhan Masyarakat di 402 Wilayah di Indonesia

Kamis, 01 Desember 2022 – 14:59 WIB
Pertamina terus mendorong pemerataan akses energi terjangkau mendukung program pemerintah mewujudkan energi berkeadilan lewat Program BBM Satu Harga yang dimulai sejak 2017. Tampak salah satu tantangan dalam penyaluran BBM satu harga di wilayah 3T. Foto: Dokumentasi Humas Pertamina

jpnn.com, JAKARTA - PT Pertamina Patra Niaga, Subholding Commercial & Trading PT Pertamina (Persero) sebagai ujung tombak penyaluran energi terus mendorong pemerataan akses energi terjangkau mendukung program pemerintah mewujudkan energi berkeadilan lewat Program BBM Satu Harga yang dimulai sejak 2017.

Implementasi program ini diwujudkan dengan peresmian lembaga penyalur BBM Satu Harga yang kembali dilakukan bersama BPH Migas di 3 wilayah secara serentak, yakni Nias Selatan, Sambas, dan Hulu Sungai Selatan.

BACA JUGA: Pertamina Patra Niaga Siap Tuntaskan Penyaluran Konversi LPG untuk Nelayan dan Petani

Sebanyak 54 kabupaten yang termasuk dalam wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) kini sudah dilayani oleh lembaga penyalur BBM Satu Harga Pertamina.

“Ini adalah bukti Pertamina dalam menjamin ketersediaan energi yang terjangkau di seluruh wilayah Indonesia,” kata Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution, Rabu (30/11).

BACA JUGA: Tenang, Pertamina Patra Niaga Pastikan Stok BBM Bersubsidi untuk Masyarakat Aman

Alfian menyampaikan dengan peresmian di 3 wilayah secara serentak tersebut, saat ini total 402 titik lembaga penyalur BBM Satu Harga sudah resmi beroperasi di 125 kabupaten.

"81 di antaranya adalah lembaga penyalur yang baru, hingga Desember, kami akan mempercepat sebelas lembaga penyalur lainnya yang sudah ditetapkan sebagai target di tahun 2022,” sebutnya.

BACA JUGA: BBM Satu Harga Tambah 17 Titik, Pertamina Patra Niaga Layani Distribusi ke 293 Daerah

Sebaran titik BBM Satu Harga ini memang fokus kepada wilayah-wilayah di luar Jawa, Madura, dan Bali, atau wilayah yang memerlukan akses energi.

Tidak jarang, wilayah ini pula mendatangkan tantangan yang besar dalam proses distribusinya apalagi yang masuk ke wilayah 3T.

Saat ini, sebaran BBM Satu Harga antara lain 62 berada di Sumatra, 86 di Kalimantan, 71 di Nusa Tenggara, 44 di Sulawesi, 57 di Maluku, 77 di Papua, dan 5 lainnya masuk ke wilayah Jawa, Madura, dan Bali.

"Untuk yang di wilayah 3T, sudah biasa jika proses distribusinya menggunakan berbagai moda transportasi, baik itu darat, air, dan udara, ada yang pergantian transportasinya empat sampai lima kali, bahkan sampai ada delapan kali sebelum BBM dapat dinikmati masyarakat,” lanjut Alfian.

Untuk menjawab tantangan distribusi ini, Alfian mengatakan bahwa Pertamina Patra Niaga terus berkoordinasi dalam memastikan proses distribusi terus berjalan dengan baik.

Menurutnya, kehadiran BBM Satu Harga agar dapat melayani secara berkelanjutan harus diimbangi dengan jaminan distribusi yang baik.

“Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh kepala daerah telah memfasilitasi kehadiran lembaga penyalur BBM Satu Harga," ucap Alfian.

Ke depan, lanjut Alfian, pihaknya akan terus berkoordinasi memastikan distribusi BBM dapat berjalan dengan maksimal, tepat waktu, tepat jumlah, dan tepat kualitas dalam rangka sinergi mewujudkan akses energi terjangkau bagi masyarakat.

Kepala BPH Migas Erika Retnowati dalam kesempatan yang sama menambahkan BPH Migas mempunyai tugas dan tanggung jawab untuk memastikan serta menjamin penyaluran energi terutama ketersediaan BBM yang terjangkau di seluruh pelosok negeri.

“Dengan adanya peresmian ini, 81 lembaga penyalur dari target 92 titik BBM Satu Harga di tahun 2022 sudah beroperasi. Berarti masih ada tugas untuk menyelesaikan sebelas lokasi lainnya yang harus dikerjakan bersama-sama," kata Erika.

Dia pun menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat telah mendukung pelaksanaan Program BBM Satu Harga.

"Mudah-mudahan manfaat kehadiran BBM Satu Harga ini dapat dirasakan langsung oleh masyarakat sehingga dapat menggerakan roda perekonomian di wilayah 3T, dan menjadi perwujudan energi berkeadilan bagi masyarakat Indonesia,” ujar Erika. (mrk/jpnn)


Redaktur : Sutresno Wahyudi
Reporter : Sutresno Wahyudi, Sutresno Wahyudi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler