BCA dan BII Pimpin Sindikasi

Sabtu, 02 April 2011 – 16:16 WIB

JAKARTA - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) dan PT Bank Internasional Indonesia Tbk (BII) sebagai Joint Mandated Lead Arranger dan Bookrunners (JMLAB) bersama PT Bank Pan Indonesia Tbk, PT BPD Papua, PT BPD Jawa Barat dan Banten Tbk, PT Bank Sinarmas Tbk, PT Bank SBI Indonesia, PT Bank Permata Tbk, dan PT Maybank Syariah Indonesia menandatangani perjanjian kredit sindikasi sebesar Rp1,2 triliun

Sindikasi itu terdiri dari fasilitas konvensional Rp1 triliun dan fasilitas syariah Rp 200 miliar

BACA JUGA: Kredit Pembiayaan BTN Meningkat 26 Persen

Modalnya akan digunakan untuk kebutuhan modal kerja PT Mandala Multifinance Tbk (MFIN), sebuah perusahaan pembiayaan
Fasilitas kredit ini akan digunakan untuk mendukung pencapaian target pembiayaan perusahaan pada 2011 sebesar Rp 5,5 triliun.
 
Penandatangan perjanjian ini dilakukan Harryjanto Lasmana, Direktur Utama PT Mandala Multifinance Tbk dengan Anthony Brent Elam, Direktur BCA, Frans Alimhamzah, Direktur Perbankan Korporasi BII, Hendrawan Danusaputra, Direktur International Banking PT Bank Pan Indonesia Tbk,  Willyam Sada, Direktur PT BPD Papua, Satyavadin Djojosubroto, Pemimpin Cabang Jakarta PT BPD Jawa Barat dan Banten Tbk; Freenyan Liwang, Direktur Utama PT Bank Sinarmas Tbk, dan Presiden Direktur PT Bank SBI Indonesia Rajiv Saran.  Penandatanganan fasilitas Syariah dilakukan Achmad Kusna Permana, Head of Syariah Banking PT Bank Permata Tbk dan Baharudin Abd Majid, Presiden Direktur PT Bank Maybank Syariah.

Dalam kredit sindikasi ini, jumlah kredit sindikasi yang disalurkan masing-masing bank untuk fasilitas konvensional yaitu: BCA sebesar Rp 250 miliar, BII Rp 200 miliar, Bank Panin Rp 250 miliar, BPD Papua Rp 140 miliar, BPD Jawa Barat dan Banten Rp 80 miliar, Bank Sinarmas Rp 50 miliar, Bank SBI Indonesia Rp 30 miliar

BACA JUGA: Laba Naik, Butuh Capex Rp 1 Triliun

Fasilitas syariah disediakan Bank Permata sebesar Rp 130 miliar dan Maybank Rp 70 miliar.  Jangka waktu fasilitas yang diberikan selama 3 (tiga) tahun
Dalam pembiayaan tersebut BCA akan bertindak sebagai security agent dan BII sebagai facility agent

BACA JUGA: Deflasi Terjang Pasar



“Kebutuhan alat transportasi sepeda motor kian meningkat sejalan dengan meningkatnya aktivitas masyarakat.  Oleh karena itu BCA sangat mendukung usaha PT Mandala Multifinance Tbk untuk memudahkan masyarakat memiliki sepeda motor demi meningkatkan kinerja masyarakat sebagai penggerak perekonomian,” kata Anthony Brent Elam dari BCA.

Frans Alimhamzah, Direktur Perbankan Korporasi BII mengemukakan, penyediaan fasilitas kredit sindikasi kepada PT Mandala Multifinance Tbk merupakan wujud komitmen BII untuk mendukung bisnis pembiayaan konsumer di Indonesia.  “BII optimistis kerja sama dengan PT Mandala Multifinance Tbk yang sudah memiliki pengalaman dan reputasi yang diakui dalam pembiayaan kendaraan bermotor di Indonesia dapat memberikan kontribusi positif bagi perkembangan industri kendaraan bermotor di Indonesia,’’ kata Frans

Pada 2010, BCA dan BII bersama Maybank Indonesia, Bank Panin, serta Bank Victoria juga memberikan fasilitas kredit sindikasi Rp 550 miliar untuk pembiayaan kebutuhan modal kerja PT Mandala Multifinance Tbk.  Fasilitas kredit ini berhasil mendukung PTMandala Multifinance Tbk dalam mencapai target pembiayaan perusahaan pada 2010 sebesar Rp  3,1 triliun.
 
Di tengah kondisi ekonomi saat ini, pembelian sepeda motor baru relatif tinggi dan sebagian besar dilakukan dengan cara kreditSepeda motor  merupakan sarana transportasi pilihan masyarakat yang relatif terjangkauAsosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) bahkan memperkirakan penjualan sepeda motor pada 2011 bisa meningkat hingga 10 persen persen mencapai kisaran 8 juta unit lebih(max)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Astra Standby Buyer UNTR


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler