Bea Cukai Bali Nusra-Polda NTT Gencarkan Patroli Laut Wilayah Perbatasan

Kamis, 26 November 2020 – 23:59 WIB
Satuan Patroli Laut Khusus Alfandega bentukan Kantor Wilayah Bea Cukai Bali, NTB, dan NTT (BC Bali Nusra) menerima kunjungan kerja dari Subdit I Satres Narkoba Polda NTT, Kamis (19/11). Foto: Humas Bea Cukai.

jpnn.com, BALI - Satuan Patroli Laut Khusus Alfandega bentukan Kantor Wilayah Bea Cukai Bali, NTB, dan NTT (BC Bali Nusra) menerima kunjungan kerja dari Kasubdit I Satres Narkoba Polda NTT, Kompol I Gede Ngurah Joni Mahardika bersama anggota Polda NTT dan Polres Belu, Kamis (19/11).

Bersamaan dengan kunjungan tersebut juga dilakukan patroli laut bersama di wilayah Pelabuhan Atapupu - Perairan Selat Ombai - Perairan Perbatasan Motaain - Teluk Gurita dan kemudian kembali ke Pelabuhan Atapupu.

BACA JUGA: Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Blusukan ke Pasar Tradisional Kotamobagu

Hal ini merupakan bentuk peningkatan sinergi untuk pengawasan di wilayah perbatasan.

“Sinergi antara Bea Cukai dan Polri sangatlah penting terutama dalam hal pertukaran informasi untuk pencegahan maupun penindakan narkotika, psikotropika dan prekursor (NPP) khususnya di wilayah perbatasan,” ungkap Joni Mahardika.

BACA JUGA: Di Tengah Pandemi, Bea Cukai Gencar Mengawasi Barang Ilegal di Laut dan Darat

Kepala Kantor Bea Cukai Bali, NTB, dan NTT, Hendra Prasmono mengungkapkan bahwa, wilayah pengawasan mereka memiliki sejumlah titik rawan yang berpotensi terjadinya tindak pidana penyelundupan.

"Komoditas yang menjadi perhatian adalah ballpress (pakaian bekas), barang kena cukai, komoditi kayu, dan NPP, yang masuk ke wilayah Indonesia melalui jalur laut," ungkap Hendra.

BACA JUGA: Bea Cukai dan BNNP Bersinergi Berantas Penyalahgunaan dan Peredaraan Narkotika

Sebagai salah satu perwujudan dari fungsi community protector, Kanwil Bea Cukai Bali,  NTB dan NTT membentuk Satuan Patroli Laut Khusus Alfandega yang secara rutin melaksanakan patroli laut dengan armada Kapal Patroli Bea Cukai Atambua dengan nomor lambung BC 15023.

Patroli ini dilakukan guna mencegah masuknya berbagai barang-barang yang dibatasi atau dilarang khususnya pada wilayah perairan Bali, NTB, NTT, khusus sektor perbatasan dengan Timor Leste.  (*/jpnn)


Redaktur & Reporter : Boy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler