Bea Cukai Beri Izin Fasilitas PLB Kepada PT Kamadjaja Logistics, Ini Harapannya

Senin, 21 Agustus 2023 – 17:06 WIB
Kepala Kanwil Bea Cukai Jawa Timur I Untung Basuki saat menyerahkan SK Menkeu terkait izin fasilitas pusat logistik berikat yang diberikan kepada PT Kamadjaja Logistics. Foto: Dokumentasi Humas Bea Cukai

jpnn.com, SIDOARJO - Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Jawa Timur I kembali menerbitkan izin fasilitas pusat logistik berikat (PLB).

Pada Selasa (15/8) lalu, izin tersebut diberikan kepada PT Kamadjaja Logistics, setelah perwakilan perusahaan tersebut memberikan pemaparan proses bisnis sebagai salah satu syarat penerbitan izin.

BACA JUGA: Bea Cukai Kembali Gagalkan Peredaran Rokok Ilegal di Malang Raya, Sebegini Jumlahnya

Kepala Kanwil Bea Cukai Jawa Timur I Untung Basuki menyampaikan pemberian izin fasilitas PLB kepada PT Kamadjaja Logistics ditetapkan melalui Surat Keputusan Menteri Keuangan nomor 724/WBC.11/2023 tentang Penetapan Tempat sebagai Pusat Logistik Berikat dan Pemberian Izin Penyelenggara Pusat Logistik Berikat sekaligus Izin Pengusaha Pusat Logistik Berikat.

SK Menkeu tersebut diberikan kepada Deputi CEO PT Kamadjaja Logistics Ivy Kamadjaja setelah dilakukan pemaparan proses bisnis.

BACA JUGA: Dukung Industri Pengolahan Karet, Bea Cukai Berikan 2 Izin Fasilitas KITE

"Pemberian fasilitas ini juga sebagai bentuk implementasi dari arahan Presiden Joko Widodo untuk mengurangi tingginya biaya logistik di Indonesia," ungkap Untung Basuki melalui keterangan yang diterima Senin (21/8).

PLB merupakan salah satu tempat penimpunan berikat yang digunakan menimbun barang dari luar daerah pabean (barang impor) atau barang yang berasal dari dalam negeri.

Barang yang bisa mendapat fasilitas PLB, di antaranya barang yang akan diolah atau digabungkan untuk tujuan ekspor, barang modal, dan barang perkantoran dengan kriteria tertentu.

PLB dapat difungsikan sebagai gudang untuk menimbun barang impor maupun lokal dengan fasilitas, berupa penangguhan bea masuk dan pajak, penangguhan izin impor, kepemilikan barang yang fleksibel, jangka waktu timbun barang yang fleksibel, serta asal dan tujuan barang yang fleksibel.

"Berbagai kemudahan yang ditawarkan dari fasilitas PLB tersebut diharapkan dapat menjadi gerbang kemudahan untuk arus logistik barang di Indonesia," ujar Untung Basuki.

Pada akhirnya, lanjut Untung asuki, fasilitas ini diharapkan dapat menekan biaya logistik dan meningkatkan nilai serta daya saing hasil industri Indonesia.

"Sehingga memberikan dampak positif bagi kemajuan industri domestik dan ekonomi nasional," harapnya.

PT Kamadjaja Logistics merupakan perusahaan penyedia jasa logistik.

Perusahaan tersebut berencana memanfaatkan fasilitas PLB yang diberikan Kementerian Keuangan melalui Bea Cukai dengan komoditas, berupa pupuk.

Deputi CEO PT Kamadjaja Logistics Ivy Kamadjaja menyampaikan dengan adanya fasilitas PLB di Jawa Timur, tentunya jalur distribusi akan semakin dekat dan mudah.

"Kami berharap fasilitas PLB ini dapat menjadi solusi bagi kelangkaan pupuk di Indonesia dan dapat menarik investasi untuk industri di Indonesia,” ujar Ivy Kamadjaja. (mrk/jpnn)


Redaktur : Sutresno Wahyudi
Reporter : Sutresno Wahyudi, Sutresno Wahyudi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler