Bea Cukai Bogor Bantu Korban Banjir Bandang Sukabumi

Rabu, 30 September 2020 – 19:43 WIB
Bantuan Bea Cukai diserahkan ke posko bencana Desa Cibuntu, Sukabumi. Foto: Humas Bea Cukai.

jpnn.com, SUKABUMI - Bea Cukai Bogor menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak banjir bandang yang terjadi di Sukabumi, Jawa Barat.

Bantuan kemanusiaan tersebut diserahkan langsung oleh para pegawai Bea Cukai Bogor melalui perwakilan perangkat desa setempat, Jumat (25/9), di Kampung Cibuntu, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi.

BACA JUGA: Bea Cukai Makassar Fasilitasi Ekspor Perdana Daging Kelapa ke India


Bantuan berupa sembako dan uang tunai tersebut telah diserahkan kepada para korban melalui posko yang bertempat di Masjid Al Ikhlas.

Kepala Subseksi Intelijen Bea Cukai Bogor Andi Wahyudi mengatakan bantuan itu merupakan hasil penggalangan donasi pegawai yang telah dilakukan pada 21-24 September 2020, atas kerja sama Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Baitussalam dan Koperasi Bea Cukai Bogor.

BACA JUGA: Jenderal Idham Azis: Kalau Dia Takut-takut, Saya Cari Pemain Pengganti


Perwakilan Bea Cukai Bogor bahwa langsung turun ke Kampung Cibuntu, “Kami mendatangi lokasi kejadian untuk mengetahui dampak yang terjadi akibat banjir bandang. Bersama Ketua RW setempat, Bapak Ace, tim diajak menyusuri puing-puing pasca banjir yang menerjang pada tanggal 21 September 2020,” kata Andi dalam keterangannya pada Rabu (30/9).

Berdasarkan laporan kejadian yang dihimpun BPBD Kabupaten Sukabumi, penyebab banjir adalah hujan dengan intensitas tinggi di daerah hulu sekitar Gunung Salak, meluap sepanjang aliran sungai Cicatih-Cipeuncit dengan ketinggian air 5-6 meter.

BACA JUGA: Reaksi Zulkieflimansyah Merespons Pergerakan Fahri Hamzah di Pilkada 2020

Data BPBD per 25 September 2020 pukul 08.00 WIB, peristiwa tersebut telah berdampak pada 284 kepala keluarga atau 939 jiwa. Tiga orang yang hanyut terbawa arus telah ditemukan meninggal dunia.

Sedikitnya 283 unit rumah yang tersebar di 12 desa terdampak, dengan rincian 82 unit rumah rusak berat (RB), 50 rusak sedang (RS) dan 151 rusak ringan (RR) yang disusul dengan kerusakan pada fasilitas lainnya seperti jembatan, bendungan, ruko, dan musala.

Saat di lapangan, dia juga melihat pembersihan material banjir dengan excavator dan dump truk masih berlanjut. Pendistribusian bantuan logistik juga terlihat dengan didirikannya beberapa posko dan dapur umum.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada donatur yang telah berpartisipasi menyisihkan sebagian rezekinya serta segenap tim yang telah sigap dalam penggalangan dana dalam kegiatan kemanusiaan ini demi meringankan beban sesama,” tambah Andi.(*/jpnn)


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler