Bea Cukai Optimalkan Fasilitas Kawasan Berikat dengan Menggelar Asistensi

Selasa, 28 Desember 2021 – 21:12 WIB
Bea Cukai mengadakan asistensi di perusahaan agar proses bisnis berjalan lancar. Foto: Humas Bea Cukai

jpnn.com, JAKARTA - Bea Cukai menggelar asistensi ke beberapa perusahaan penerima fasilitas kepabeanan berupa kawasan berikat (KB) di berbagai daerah.

Tujuannya, mewujudkan misi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dalam memberikan asistensi industri dan memfasilitasi perdagangan.

BACA JUGA: Bea Cukai Kawal Pelepasan Ekspor di Tiga Daerah Ini untuk Dorong Pemulihan Ekonomi

Asistensi ini dilakukan di Malang, Musi Banyuasin, dan Bitung.

Kasubdit Komunikasi dan Publikasi Bea Cukai Tubagus Firman Hermansjah menjelaskan, pihaknya memberikan pendampingan dan masukan kepada perusahaan penerima fasilitas KB terkait pemenuhan prosedur.

BACA JUGA: Bea Cukai Datangi Para Pelaku Usaha di Bangka untuk Gali Potensi Ekspor

Dengan begitu, segala proses bisnis dapat berjalan dengan baik dan maksimal.

Bea Cukai Malang menerima kunjungan dari PT Smoore Technology Indonesia dalam rangka asistensi perusahaan calon penerima fasilitas KB pada Selasa (21/12).

BACA JUGA: Bea Cukai Kembali Gelar CVC di Tiga Daerah Ini

PT Smoore Technology Indonesia memproduksi pod rokok elektrik berskala internasional dengan pangsa pasar Eropa dan AS.

Di Indonesia, PT Smoore Technology Indonesia telah melakukan investasi Rp 1,1 triliun.

“Kami lakukan asistensi di Malang agar pengajuan fasilitas kawasan berikat oleh PT Smoore Technology Indonesia berjalan lancar,'' ujar Firman.

PT Smoore Technology Indonesia akan memproduksi 862 juta pod rokok elektrik setiap tahun dengan perkiraan kebutuhan tenaga kerja lebih dari 3 ribu karyawan,” ujar Firman.

Sementara itu, Kanwil Bea Cukai Sumatera Bagian Timur (Sumbagtim) melakukan monitoring dan evaluasi fasilitas KB kepada PT Mariana Bahagia di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatra Selatan, Jumat (17/12).

PT Mariana Bahagia bergerak di industri galangan kapal yang memaksimalkan fasilitas KB.

Bea Cukai Bitung juga memberikan asistensi terkait fasilitas KB kepada PT Delta Pasific Indotuna pada November lalu.

Dalam kegiatan ini, PT Delta Pasific Indotuna menyampaikan kesiapan sarana dan prasarana.

Selain itu, meminta masukan kepada Bea Cukai Bitung terkait sarana-prasarana pendukung lain yang perlu dipersiapkan.

“Asistensi, monitoring, dan evaluasi merupakan salah satu upaya kami dalam meningkatkan kualitas pelayanan,'' ungkap Firman.

Bea Cukai rutin melakukan kegiatan ini agar pelayanan dan pengawasan terhadap perusahaan penerima fasilitas kawasan berikat berjalan maksimal.

''Lebih lanjut, kami ingin memastikan fasilitas yang kami berikan tepat sasaran,” tandas Firman. (mrk/jpnn)


Redaktur : Tarmizi Hamdi
Reporter : Tarmizi Hamdi, Tarmizi Hamdi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler