Bea Cukai Perkuat Sinergi dengan Instansi untuk Optimalkan Ekspor

Rabu, 08 Desember 2021 – 20:57 WIB
Bea Cukai Makassar bersama Balai Besar Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan dan PT Angkasa Pura Logistik melaksanakan kegiatan ekspor komoditi perikanan dengan pesawat udara (direct flight) tujuan Singapura pada Rabu (01/12). Foto dok Bea Cukai

jpnn.com, JAKARTA - Bea Cukai di sejumlah wilayah melakukan sinergi dengan berbagai intansi. Hal itu dilakukan untuk bisa mengoptimalkan potensi ekspor produk perikanan dalam negeri.

Bea Cukai Makassar bersama Balai Besar Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan dan PT Angkasa Pura Logistik melaksanakan kegiatan ekspor komoditas perikanan dengan pesawat udara (direct flight) tujuan Singapura pada Rabu (01/12).

BACA JUGA: Mantap, Perusahaan Startup Produk Perikanan Milik Milenial Tembus Pasar Kanada

Bea Cukai Makassar mengawal sampai dengan terlaksananya kegiatan direct ekpor.

"Tentu merupakan kebanggaan bagi kami dan masyarakat Sulawesi Selatan dengan semakin banyaknya ekspor yang tembus ke pasar dunia," Kasubdit Komunikasi dan Publikasi Bea Cukai Tubagus Firman.

BACA JUGA: Menko Luhut Sebut 9 Perusahaan Asing Siap Berinvestasi di KIPI Tanah Kuning

"Ini merupakan bentuk sinergi dan koordinasi antara Bea Cukai dengan instansi terkait, serta para pelaku usaha," sambungnya.

Firman menjelaskan bahwa tujuan dari direct flight ekspor komoditas perikanan ke Singapura itu merupakan upaya untuk meningkatkan daya saing produk perikanan dari Sulawesi Selatan.

Menurut Firman pihaknya juga mendukung kebijakan pemerintah dalam program pemulihan ekonomi nasional (PEN) melalui sektor kelautan dan perikanan.

BACA JUGA: Demi Hal ini, Nikita Mirzani Rela Datang di Hari Pertama Pembukaan BTS Pop Up Store Jakarta

“Sulawesi Selatan merupakan salah satu provinsi dengan hasil perikanan yang sangat besar," ujarnya.

Berdasarkan data ekspor komoditi perikanan periode 1 Januari — 29 November 2021 menunjukkan jumlah ekspor komoditas perikanan non hidup dari Sulawesi Selatan sebesar 2.838 ton dengan nilai komoditi sebesar Rp 221,2 miliar.

"Hal ini menunjukkan betapa berpotensinya ekspor komoditas perikanan dari Sulawesi Selatan,” ujar Firman.

Firman berharap kebijakan perikanan tangkap terukur, diharapkan Pelabuhan Perikanan Benjina bisa hidup kembali untuk meningkatkan kehidupan masyarakat dan nelayan.

"Kami melalui Bea Cukai Tual yang bertugas di Pos Pengawasan Dobo memulai untuk meninjau untuk memberikan pelayanan ekspor yang maksimal,” pungkas Firma. (mrk/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kata Dokter Boyke, Rajin Begituan Bikin Anu Longgar Jadi Lebih Menggigit


Redaktur : Dedi Sofian
Reporter : Dedi Sofian, Dedi Sofian

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
Bea Cukai   ekspor   Instansi   Perikanan   ikan  

Terpopuler