Bebas dari Penjara, Narapidana Terorisme Asal Poso belum Bersedia Ikrar Setia kepada NKRI

Selasa, 06 Juli 2021 – 09:19 WIB
Sugiatno (kanan), narapidana terorisme asal Poso, menghirup udata bebas setelah menjalani masa hukuman di LP Metro, Lampung, Senin. ANTARA/HO

jpnn.com, METRO - Seorang narapidana terorisme asal Poso, Sulawesi Tengah, Sugiatno alias SU alias Abi Irul alias Faruq alias Udin (44), yang baru bebas dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Metro, Lampung, belum mau berikrar setia kepada NKRI.

"Belum mau untuk cabut baiat atau ikrar NKRI dan masih teguh pada prinsip dan keyakinannya. Meski begitu, kepribadianya cukup baik selama di LP Metro," kata Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik LP Metro, Sutarjo, di Metro, Lampung, Senin (5/7).

BACA JUGA: 34 Narapidana Terorisme akan Berikrar Setia kepada NKRI

Sugianto alias Kang Su, menghirup udara bebas setelah menjalani masa hukuman di Lapas Metro, Lampung.

Menurut Sutarjo, Sugiatno sudah menjalani hukuman selama enam tahun di Lapas Kelas IIA Metro.

BACA JUGA: Pernah Dihukum 10 Tahun Bui, Eks Napiter itu Kini Kembali Hidup Damai dengan Masyarakat

"Selama menjalani hukuman, Sugiatno sangat dekat dengan napi lainnya dan memiliki perilaku yang baik selama menjalani tahanan," ujarnya.

Sementara itu, Sugiatno alias Su alias Abi Irul mengaku rindu dan ingin segera berkumpul bersama keluarga.

BACA JUGA: Kapolri Tegaskan Satgas Madago Raya Gabungan TNI dan Polri Terus Memburu MIT 

"Alhamdulillah puji syukur kehadirat Allah Subhanahu Wa Taala. Hari ini saya telah diberikan kebebasan, banyak kenangan, teman serta saudara yang saya dapatkan di Lapas Kelas IIA Metro semasa menjalani hukuman, meski berat, kini saya sudah bebas, dan akan fokus kepada keluarga saya di rumah dan langsung akan pulang," kata Sutarjo. 

Sugiatno alias SU alias Abi Irul alias Faruq alias Udin merupakan teroris jaringan Santoso asal Poso Pesisir Utara, warga Desa Kalora, Sulawesi Tengah.

Dia sempat menjadi buronan pada 2012, hingga akhirnya menyerahkan diri di Markas Komando Distrik Militer 1307/Poso pada Kamis 27 Juni 2013. (antara/jpnn)

 


Redaktur & Reporter : Boy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler