Bechi Anak Kiai Jombang Bakal Satu Sel dengan Tahanan Kriminal, Tak Ada Perlakuan Khusus

Jumat, 08 Juli 2022 – 23:27 WIB
Tersangka kasus pencabulan santriwati, MSAT, saat berada di Rumah Tahanan Surabaya, di Medaeng, Sidoarjo, Jawa Timur. Foto: ANTARA/Marul

jpnn.com, SIDOARJO - MSAT alias Bechi, anak kiai Jombang yang menjadi tersangka kasus pencabulan santriwati dipastikan tidak mendapat perlakukan khusus di Rutan Kelas I Surabaya.

Hal itu dipastikan Kepala Rutan Kelas I Surabaya di Medaeng Wahyu Hendrajati, Jumat (8/7/2022).

BACA JUGA: Cerita AKP Giadi Nugraha Disiram Kopi Panas saat Jemput Paksa Anak Kiai Jombang

Dia menegaskan tersangka pencabulan santriwati, MSAT akan mendapatkan perlakukan yang sama dengan penghuni lainnya.

“Tersangka kami terima tadi subuh sekitar jam 02.00. Setelah dilakukan penyerahan, kami tempatkan di kamar isolasi mengingat masih dalam masa pandemi,” kata Wahyu sebagaimana dilansir jatim.jpnn.com, Jumat (8/7)

BACA JUGA: Mas Bechi Dijemput Polisi, Yenny Wahid: Sebagai Orang Jombang Saya Malu Sekaligus..

Wahyu mengatakan MSAT sementara menjalani masa isolasi selama tujuh hari. Anak kiai Jombang itu akan ditempatkan satu sel yang sama dengan tahanan kriminal lainnya.

“Tidak ada sel atau ruangan khusus karena kondisi di rutan sudah overload, Untuk tahanan baru, kami lakukan sama,” ujarnya.

BACA JUGA: Buntut Kasus Mas Bechi, Ponpes Shiddiqiyah Jombang Langsung Ditinggal Para Santri

Wahyu juga menjelaskan jika tidak ada pasukan khusus untuk mengamankan MSAT.

“Tidak ada tambahan personel apa pun. Semua sudah sesuai dengan SOP,” katanya.

Terkait dengan kondisi MSAT, pihaknya memastikan dalam kondisi sehat.

“Tidak ada keluhan, tidak ada sakit yang disampaikan. Secara psikologi, baik ,” ucapnya.

Dia juga menjelaskan kunjungan keluarga baru bisa dilakukan pada 19 Juli 2022. Tentu dengan beberapa syarat.

BACA JUGA: MHK Diam-Diam Masuk Rumah Tante yang Sudah Tertidur, Begini Cerita Selanjutnya

“Harus vaksin tiga kali, kalau tidak, harus menyertakan (hasil negatif tes cepat) antigen,” ucap Wahyu. (mcr23/mcr13/jpnn)


Redaktur & Reporter : Budianto Hutahaean

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler