Begini Cara Srikandi Ganjar Memperingati Hari Puisi Nasional

Kamis, 27 Juli 2023 – 18:21 WIB
Srikandi Ganjar mengadakan peringatan Hari Puisi Nasional bersama para milenial. Dok: Sukarelawan Ganjar.

jpnn.com, JAKARTA - Dalam rangka memperingati Hari Puisi Nasional, sukarelawan Srikandi Ganjar merangkul kaum milenial untuk menghargai karya para sastrawan terdahulu.

Melalui pelatihan pembuatan dan pengejaan puisi, loyalis Ganjar Pranowo itu ingin agar para milenial mengekspresikan dirinya secara positif lewat karya.

BACA JUGA: Ganjar Beri Bantuan Air Bersih Gratis untuk Warga Kurang Mampu di Banjarnegara

Acara yang menyasar generasi z itu berlangsung di Jalan Taman Matraman Timur, Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat, pada Kamis (27/7).

"Memperingati Hari Puisi Nasional jadi kami mengadakan pelatihan mengenai puisi, karena kami mengapresiasi sastrawan yang sudah menciptakan puisi itu sendiri dan karya-karya selama ini," ujar Korwil Srikandi Ganjar Jabodetabek, Wahyuni Safitri dalam siaran persnya.

BACA JUGA: Ganjar Pranowo Mampu Turunkan Stunting di Jawa Tengah, Kini Sisa11,9 Persen

Perempuan yang akrab disapa Fitri itu mengatakan dengan adanya pelatihan sebagai wadah untuk memperkenalkan puisi agar milenial makin tertarik pada karya sastra tersebut.

Selain itu, Fitri juga ingin agar kaum milenial makin kreatif untuk mengeksplor bakat dalam dirinya. Dengan demikian, para peserta nantinya diharapkan bisa memiliki bekal jika mereka ingin berkecimpung di dunia sastra puisi.

BACA JUGA: Soal Pernyataan Gibran Bukan Jurkam Ganjar, Pengamat: Sinyal Dukung Prabowo

"Kami memperkenalkan kepada mereka puisi. Harapannya gen z ini mau terus mengeksplor diri mereka agar mereka selalu mencintai puisi dan mereka tidak memendam bakat itu. Jadi, mereka dengan adanya wadah ini punya bekal untuk ke depannya mengembangkan karya-karya mereka," ujar Fitri.

Pada kesempatan itu, Co-founder Komunitas Voice Of Cita bernama Rini Asriasni dihadirkan sebagai pemateri. Dalam pemaparannya, Rini menyampaikan mengenai tips dan trik membuat puisi. Kemudian, Rini juga mengajarkan para peserta cara membaca puisi.

"Kami melihat penyakit anak muda itu ketika merasakan sesuatu itu suka melakukan hal-hal yang di luar ekspektasi. Tetapi harapannya ketika teman-teman merasakan kesedihan, itu tidak menyalurkan pada hal-hal yang negatif, tetapi bisa menyalurkan dalam bentuk menulis puisi," kata Rini.

Rini berharap nantinya para peserta makin mahir dalam membuat bait-bait puisi yang indah. Sehingga tercipta bibit-bibit sastrawan unggul yang dapat meneruskan perjuangan penyair terdahulu.

"Harapannya peserta bisa membuat puisi dengan baik, bisa buat buku atau segala macamnya. Karena puisi itu harus punya ruh dan teman-teman harus menghidupkan puisi yang dia buat," sebut Rini. (cuy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ganjar Pranowo Bantu Penyelenggaraan Pendidikan di Politeknik GUSDURian


Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler