Begini Komentar Orang Golkar Diarahkan ke Cak Imin, Telak

Rabu, 18 April 2018 – 00:40 WIB
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar dalam acara 'Ikrar Pemenangan PKB untuk Pak Dirman-Mbak Ida' di Magelang, Jawa Tengah, Jumat (19/1). Foto: DPP PKB for JPNN.Com

jpnn.com, JAKARTA - Menuver Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar yang mendeklarasikan sebagai cawapres pendamping Jokowi di Pilpres 2019, dinilai wajar untuk meningkatkan posisi tawarnya di mata petahana.

Namun, Kordinator Bidang Pemenangan Pemilu Sumatera DPP Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia mengatakan, di internal para partai politik pendukung Jokowi sama sekali belum membahas siapa cawapres mantan gubernur DKI Jakarta itu. Baik pembicaraan dengan Nasdem, Hanura, PPP, maupun PDIP.

BACA JUGA: Teringat Jasa Gus Dur, Pilih Ikut JOIN demi Dukung Cak Imin

"Kami tentu belum bisa mengambil sikap terhadap keinginan Muhaimin, terutama untuk menjadi Cawapresnya Pak Jokowi," ucap Doli di Jakarta, Selasa (17/4).

Dia menyebutkan, saat ini masing-masing parpol masih mengkaji, menimbang, dan menyusun opsi-opsi termasuk opsi mempersiapkan cawapres dari internal masing-masing partai. Misalnya di internal Golkar menjagokan Airlangga Hartarto untuk mendampingi mantan gubernur DKI Jakarta itu.

BACA JUGA: Cak Imin Bakal Patah Hati Jika Batal Jadi Cawapres Jokowi

Karena itu, lanjut Doli, dalam konteks pencalonan Cak Imin -sapaan Muhaimin-, seharusnya PKB paham bahwa dalam sistem politik nasional, parpol atau gabungan parpol yang akan ikut menentukan dan mengusung pasangan Capres-Cawapres.

"PKB mestinya saat ini mengambil posisi dan sikap yang jelas. Apa masih menjadi bagian koalisi pemerintahan Jokowi-JK seperti selama ini atau tidak," ucap Doli.

BACA JUGA: Prabowo Minta Jatah 7 Menteri saat Pertemuan dengan Luhut?

Bila masih, katanya, maka yang harus dilakukan PKB adalah membangun komunikasi yang intensif dengan sesama partai politik pengusung Jokowi untuk membicarakan nama cawapres, termasuk pencalonan Cak Imin sendiri.

"Bukan bermanuver terus di wilayah wacana publik. Kecuali kalau Muhaimin dan PKB sudah berketetapan hati ingin menjadi cawapres dari capres selain Jokowi," pungkas dia.(fat/jpnn)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Jokowi Tokoh Muslim Berpengaruh di Dunia, Prabowo Bagaimana?


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler