Begini Strategi Gibran Membawa Produk Solo di Ajang Java in Paris

Selasa, 07 Juni 2022 – 23:47 WIB
Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka. Foto: surakartagoid

jpnn.com, SOLO - Wali Kota Solo Gibran Rakabuming memaparkan strateginya dalam memperkenalkan puluhan UMKM Solo ke pasar global, melalui gelaran Java in Paris.

Gelaran Java in Paris yang merupakan kolaborasi strategis antara KBRI Paris, Pemerintah Kota Solo, dan Shopee.

BACA JUGA: Disebut Kiwil Versi Cewek Lantaran Kerap Kawin Cerai, Kalina Ocktaranny Merespons Begini

Puluhan UMKM asal Solo akan melantai di Le BHV Marais selama satu bulan lebih.

Le BHV Marais merupakan salah satu pusat perbelanjaan terbesar di kota Paris, Prancis yang merupakan jaringan dari Galerie Lafayette.

BACA JUGA: Selalu Merasa Kurang dan Tidak Pernah Puas? Begini Cara Mengatasinya

Ribuan produk yang akan dijual di Paris ini secara langsung berhasil lolos kurasi yang dilakukan oleh Le BHV Marais.

"Persiapannya sangat panjang. Sudah satu tahun ini kami ada program dengan Kampus UMKM Shopee Ekspor Solo dan ini kami ada kesempatan untuk membawa produk-produk terbaik ke Paris. Kami juga dapat kesempatan seniman kami untuk tampil di Paris," kata Gibran dalam talkshow "Buah Karya Bangsa di Paris" di Kedutaan Besar RI (KBRI) Paris, Selasa.

BACA JUGA: Gandeng TNI AL, Mulung Parahita Gelar Aksi Nyata Terhadap Darurat Iklim

Rencananya, acara tersebut akan berlangsung pada 8-17 Juli 2022 dan melibatkan sejumlah pekerja seni dan budaya di bawah asuhan Eko Pece, koreografer dan budayawan Solo yang akan menampilkan beragam tarian jawa.

Gibran menambahkan, kesempatan tersebut juga akan digunakan untuk memperkenalkan Batik Solo di Paris yang merupakan pusat fesyen dunia.

"Semua kami bawa, produk-produk terbaik kami. Saya sempat mengantarkan langsung BHV Marais ke pabrik dan pengrajin Batik di Solo. Ini supaya mereka tahu bagaimana proses, sejarah hingga filosofi dari motif yang ada,” tambahnya.

Duta Besar Indonesia untuk Prancis, Monako, Andorra, dan UNESCO Mohamad Oemar mengatakan, setidaknya ada lebih dari 1.200 item yang akan dipromosikan dijual di Paris dalam acara tersebut.

Menurut dia, keberhasilan produk Indonesia khususnya Solo yang berhasil menembus pasar global merupakan sebuah kebanggaan.

Terlebih, produk tersebut sudah melalui kurasi langsung oleh Le BHV Marais di mana mayoritas konsumennya merupakan warga Prancis, yang memiliki keunikan tersendiri.

"Konsumen di Prancis ini selain visual yang menarik, mereka juga perlu sensoris, apalagi produk yang terkait fesyen. Selain itu, standar mereka juga cukup tinggi karena Prancis ini barometer. Kalau kita bisa masuk ke sini tentunya, bukan semata-mata gengsi bisa menembus pasar di sini, tapi juga mengangkat ranking dari karya bangsa yang bisa masuk ke pusat mode dunia,” sambung Omar.(chi/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Menparekraf Sandiaga Kagum Lihat Pelaku UMKM Ini Bisa Buka Lapangan Kerja Bagi Kaum Duafa


Redaktur & Reporter : Yessy Artada

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler