Belum Pastikan Teroris \'Dolly\' Terkait Bom ATM Malang

Selasa, 21 Januari 2014 – 14:34 WIB

jpnn.com - JAKARTA - Polisi belum memastikan dua terduga teroris Isnaini Romdoni, 30 dan Abdul Majid, 35 yang ditangkap di Surabaya, Jawa Timur, Senin (20/1) malam terkait dengan aksi teror di sebuah Anjungan Tunai Mandiri di Malang, Jawa Timur, beberapa waktu lalu.

"Kami belum sampai pada kesimpulan," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen Boy Rafli Amar, Selasa (21/1).

BACA JUGA: Parpol Disarankan Siapkan Diri Hadapi Pemilu Serentak

Jenderal bintang satu ini menambahkan  untuk kasus di Malang masih dalam proses penyelidikan kepolisian.

Pihaknya sudah melakukan pengumpulan barang bukti. Termasuk jenis bahan material alat peledak yang digunakan untuk mengebo ATM.

BACA JUGA: Pastikan Teroris Surabaya Anggota Santoso

"Kita masih mengumpulkan serpihan-serpihan yang diletakkan di box dalam ATM. Kita juga sedang melakukan penelitian pada bahan material. Nanti kami coba konfirmasi dengan berbagai alat peralatan," kata Boy.

Seperti diketahui, sebuah bilik ATM di Jalan Kertanegara, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Jatim, Kamis (9/1) dinihari diledakkan orang tak dikenal. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. 

BACA JUGA: Politikus PDIP Sarankan Jokowi Tak Usah Minta Maaf

Sedangkan Isnaini dan Majid diduga berencana meledakkan beberapa tempat di Surabaya. Salah satunya adalah lokalisasi Dolly. (boy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Tidak Ada Urgensi Anas Bersaksi Sidang Hambalang


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler