Aksi 121

BEM SI Dituding Tendensius

Rabu, 11 Januari 2017 – 11:55 WIB
ILUSTRASI. FOTO: Radar Semarang/JPNN.com

jpnn.com - jpnn.com - Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Agama Islam (BEM PTAI) se-Indonesia yang tergabung dalam Forum Komunikasi (Forkom) BEM/DEMA PTAI menyayangkan Seruan Aksi 121 yang digagas BEM Seluruh Indonesia (SI). Forkom BEM/DEMA PTAI menilai, seruan Aksi 121 oleh BEM SI tendensius.

Presidium Nasional Forkom BEM PTAI Najmutsakib mengatakan, aksi demonstrasi yang akan digelar BEM SI pada 12 Januari (12/1) ini cenderung berlebihan. Menurut Najmu, menempatkan posisi mahasiswa sebagai tandem kritis pemerintah juga harus adil dalam berpikir.

BACA JUGA: Bu Rachma Tak Pernah Dituduh Makar di Era SBY

“Isu yang disorot kan soal harga-harga yang mendadak naik, harusnya ya dievaluasi. Bukan tiba-tiba bikin seruan Reformasi Jilid II. Itu kan lebay. Adil lah sedikit," kritiknya, Rabu (11/1).

Najmu mengingatkan jangan sampai urusan ini diseret-seret untuk memantik disintegrasi. Konsolidasi demokrasi harus dikawal menuju pendewasaan.

BACA JUGA: Muslim Punya Aksi 212, Mahasiswa Bikin Unjuk Rasa 121

“Kalau dikit-dikit revolusi, dikit-dikit reformasi, kita kan jadi curiga. Jangan-jangan ini politis," cetusnya.

Forkom BEM PTAI mengimbau mahasiswa untuk kritis, tapi tetap menjadikan independensi sebagai jubah kemerdekaan berpikir mahasiswa. Persoalaan bangsa harus diselesaikan dengan kepala dingin. Dengan duduk bersama, tidak saling menyalahkan, lempar masalah sembunyi tangan.

BACA JUGA: Jadi Saksi Kasus Makar, Bang Eggi Malah Bingung

"Kita bangsa yang berbudaya dan beretika, banyak kelompok yang semakin membuat kegaduhan membuat kenyaman menjadi terganggu," tuturnya.

Najmu berharap, pemerintah lebih peka terhadap masalah sosial agar segala persoalan tidak menjadi bola salju, yang semakin hari kian membesar. Pemerintah juga diimbau menghentikan saling tuding tanpa ada solusi yang jelas.

"Kami berharap kaum intelektual tidak menanggalkan idealismenya hanya untuk kepentingan sesaat, pragmatis dan oportunis. Kita harus berpikir jernih dan menetralkan setiap gejolak agar tidak dimanfaatkan oknum sesat yang hanya memecah bangsa," pungkasnya.(esy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Aa Gym Tiba di Pulau Pramuka, Selawat Langsung Menggema


Redaktur & Reporter : Mesya Mohamad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler