Benarkah Ini Rekaman Sandera di Mako Brimob, Sakratulmaut?

Rabu, 09 Mei 2018 – 23:33 WIB
Polisi siaga di area depan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Rabu (9/5) siang WIB. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, DEPOK - Salah seorang anggota Polri yakni Bripka Iwan Sarjana masih disandera narapidana teroris (napiter) di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat hingga Rabu (9/5) pukul 23.00 WIB.

Dia adalah satu dari enam polisi yang sempat disandera, sementara lima lainnya telah tewas. Setelah beberapa jam ditawan, rekaman suara Bripka Iwan mulai tersebar. Dia disuruh teroris untuk memberitahukan identitasnya dalam rekaman itu.

BACA JUGA: Polri Belum Bisa Bebaskan Sandera di Mako Brimob

“Nama saya Iwan Sarjana. Alamat Jalan Kesenian Hankam, Cimanggis, Kota Depok," kata seseorang yang mengaku Iwan dalam rekaman yang beredar, Rabu (9/5).

Dengan nada ketakutan, Iwan juga mengatakan dirinya memiliki seorang istri yang baru dinikahi satu bulan dan belum punya anak. “Ini jujur ya?" ujar suara lain, yang diduga sebagai salah satu napi teroris. "Jujur. Boleh dicari, nanti ketemu saya," timpal Iwan. "Jujur, saya sudah sakaratulmaut," tambahnya dengan semakin mengecil.

BACA JUGA: Mako Brimob Rusuh, Kapolri Pangkas Kunjungan di Amman

"Eh ente bilangnya, itu belum apa-apa!" sambut suara lainnya yang juga diduga teroris. Iwan lantas bertahlil seraya mengucapkan kalimat berbahasa Arab dan berserah diri.

Rekaman itu telah tersebar di media sosial. Namun Polri belum mengonfirmasi kebenaran rekaman suara tersebut. (mg1/jpnn)

BACA JUGA: Ini Bentuk Pembangkangan Napiter Mako Brimob Versi Polri

BACA ARTIKEL LAINNYA... Polisi Rahasiakan Tuntutan Napi Teroris Mako Brimob


Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler