Bentrok di Mesuji, Polisi Tetapkan Empat DPO

Minggu, 07 September 2014 – 23:15 WIB

jpnn.com - MESUJI - Pascabentrok antara warga Desa Umbulalang dengan warga Desa Labuhanbaru, Wayserdang, Mesuji, Lampung, polres setempat terus mengembangkan penyidikan.

Saat ini sudah empat warga yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) kepolisian. Mereka adalah warga yang terlibat perusakan dalam serangan balik di Desa Labuhanbaru. Sayang, Kapolres Mesuji AKBP Trisna Adhiarsa enggan menyebut nama atau inisial mereka.
"Kami sedang mencari pelaku-pelaku perusakan. Kami belum bisa sebutkan nama-nama DPO karena sedang dalam pencarian. Mereka adalah orang-orang yang melakukan perusakan dan sempat tertangkap kamera foto yang dihimpun dari berbagai sumber," ujar Trisna.

BACA JUGA: Korban Tewas Penganiayaan Sadis Mahasiswa STIKES Bertambah

Sementara, dampak dari serangan balik yang diduga dilakukan massa dari Desa Umbulalang menewaskan Yana (45), warga Labuhanbaru.

Lelaki yang juga tetangga tersangka Suryanto (25) dan Sariyo (25) tersebut menderita luka sayatan di bagian dada dengan panjang sekitar 30 cm. Dia tewas pada Jumat (5/9) dini hari saat hendak dirujuk ke salah satu rumah sakit di Kota Metro.

BACA JUGA: Diduga Ditabrak Mobil Perwira Polisi, Riki Gegar Otak

Mengantisipasi meluasnya keributan, kemarin perwakilan kedua desa dikumpulkan di Mapolres Mesuji. Mereka diminta berdamai dan menjaga komitmen untuk saling meredam emosi. "Semoga ke depan tidak terjadi lagi keributan," harap Trisna.

Di lain pihak, Bupati Mesuji Khamami kemarin siang singgah ke Desa Labuhanbaru untuk melihat lokasi perusakan. Dia turut mengimbau masyarakat agar dapat meredam amarah untuk tidak lagi saling bermusuhan.

BACA JUGA: Curi Pisang, Dua Pemuda Babak Belur Dihajar Massa

"Situasi damai pasti terwujud jika masyarakat dapat menahan diri untuk tidak saling serang. Pelaku sudah ada di kepolisian. Masyarakat tidak perlu resah. Untuk pengamanan dan penjagaan sudah ada polisi, TNI, dan Pol. PP," ujar mantan anggota DPRD Lampung ini.

Meski begitu, Khamami mengaku pikir-pikir saat disinggung apakah pemkab akan memberikan bantuan kepada korban bentrok. "Kita lihat nanti. Karena harus hati-hati juga untuk menghindari adanya penafsiran macam-macam," katanya. (sur/p5/c1/ary)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ibu dan Anaknya yang Lumpuh Tewas Terpanggang


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler