Bentuk Perhatian Jenderal Andika, Pangdam VI Diponegoro Ungkap Keunggulan RS Lapangan TNI AD

Rabu, 24 Februari 2021 – 16:54 WIB
Pangdam IV/ Diponegoro Mayjen TNI Bakti Agus Fadjari,(tiga dari kanan) usai meninjau fasilitas Rumah Sakit Lapangan TNI AD di Benteng Vastenburg Surakarta, Rabu (24/2/2021). (ANTARA/Bambang Dwi Marwoto)

jpnn.com, SOLO - Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Bakti Agus Fadjari mengungkap kecanggihan dan keunggulan fasilitas yang dimiliki Rumah Sakit Lapangan TNI Angkatan Darat.

RS Lapangan TNI AD merupakan wujud kepedulian Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa.

BACA JUGA: Danpuspomad Siap Bantu Jenderal Andika Tegakkan Disiplin di Angkatan Darat

Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Agus Bakti Fadjari menegaskan itu di sela-sela peresmian RS Lapangan TNI AD di Benteng Vastenburg Surakarta, Jawa Tengah, Rabu (24/2).

Dia menjelaskan bahwa Rumah Sakit Lapangan TNI AD di Benteng Vastenburg Surakarta, itu selain untuk penanganan Covid-19, juga bisa digunakan mengedukasi terutama tenaga kesehatan (nakes).

BACA JUGA: Kesan Letjen (Purn) Dodik Wijanarko untuk Jenderal Andika: Beliau Pemimpin Hebat

"Di samping untuk penanganan pasien Covid-19 juga bisa digunakan bersama untuk edukasi terutama nakes, di mana peralatan RS Lapangan ini canggih dan berbeda dengan di RS biasanya atau yang menetap,” kata Mayjen TNI Agus.

Jebolan Akademi Militer (Akmil) 1987 yang berpengalaman di bidang infanteri itu menjelaskan bahwa semua peralatan medis di RS Lapangan Benteng Vastenburg Solo bisa dipindahkan atau digeser karena portabel. Oleh karena itu, semua lebih efektif dalam penggunaan pada kondisi-kondisi darurat.

BACA JUGA: RS Lapangan TNI AD Mulai Beroperasi di Mamuju, Sudah Tampung Puluhan Pasien

Pangdam menjelaskan pendirian RS tersebut berawal saat di Solo Raya setelah liburan kasus Covid-19 terus mengalami peningkatan.

Hal ini, menjadi perhatian dari segenap pimpinan di Jakarta, dan respons dari KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa pada saat itu melihat situasi tersebut untuk bisa membantu kondisi masyarakat di wilayah Surakarta.

"Kami kebetulan sudah memiliki RS Lapangan di Sulawesi Barat (Sulbar) dalam rangka membantu kebencanaan, dan kedua di RS AD Gatot Subroto Jakarta, dan di RS Lapangan Benteng Vastenburg Surakarta ini, yang ketiga," kata Pangdam.

Pendirian RS Lapangan tersebut, kata Pangdam, merupakan perhatian KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa, dan semua warga Surakarta atau Solo Raya di Jateng berterima kasih, karena diberikan fasilitas kesehatan yang cukup langka.


"RS ini, bisa bongkar dan dipasang serta dapat dioperasikan dengan cepat. Peralatan di RS Lapangan Benteng Vastemburg lebih bersifat portabel dibanding peralatan di RS menetap, sehingga efektivitasnya cepat untuk pelayanan di lapangan," kata Pangdam.

Semua peralatan medis bisa dipindahkan, digeserkan dan portabel. Semua lebih efektif dalam penggunaan pada kondisi-kondisi darurat.

"Kami berharap kepada seluruh masyarakat untuk bisa berkontribusi positif. Contohnya, kalau ada masyarakat yang bergejala, dan yang perlu penanganan tidak sungkan berkoordinasi dengan pengelola RS Lapangan untuk ditangani dengan baik,” kata Pangdam.

Komandan RS Lapangan Benteng Vastenburg Surakarta Letkol CKM Ardianto Pramono mengatakan RS Lapangan milik TNI AD didirikan oleh KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa dalam rangka mendukung program pemerintah pusat untuk penanggulangan pandemi Covid-19 di wilayah Solo Raya.

RS Lapangan TNI AD terdiri dari 20 tenda. Terdiri dari dua tenda nakes, dan Pos Komando, IGD dengan laboratorium, rontgen, farmasi, perawatan biasa maupun tekanan negatif, juga dilengkapi ruang dekontaminasi. RS Lapangan TNI AD juga dilengkapi toilet baik di dalam tenda maupun di luar.

"Kami berharap dengan adanya RS Lapangan di Benteng Vastenburg Surakarta ini, dapat memberikan dampak positif untuk terbangunnya kesehatan masyarakat yang lebih baik di wilayah Solo Raya khususnya menghadapi Covid-19," katanya.

Pada acara peresmian RS Lapangan TNI AD di Benteng Vastenburg, selain Pangdam IV Diponegoro, juga dihadiri Kapolda Jateng Irjen Ahmad Luthfi bersama jajarannya, Kajati Jateng Priyanto, dan Kadinkes Provinsi Jateng Yuliyanto Prabowo mewakili Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Plt Wali Kota Surakarta Ahyani, dan anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kota Surakarta. (antara/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Dramatis, He Melawan Bripka Andi dan Briptu Wisnu, Polisi Keluarkan Pistol


Redaktur & Reporter : Boy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler