Beraksi di Siang Hari, Lima Perampok Gasak Tiga Kilo Emas

Senin, 21 April 2014 – 00:15 WIB

jpnn.com - PEKANBARU - Lima perampok bertopeng dan menggunakan senjata api (senpi) menguras Toko Emas Mulia di Jalan Sudirman, Pekanbaru, Riau, Minggu (20/4) sekitar pukul 13.00 wib.

Tiga kilogram emas dan uang Rp500 juta berhasil disikat kawanan ini setelah sempat menodong pemilik toko.
    
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Riau Pos (Grup JPNN), aksi perampokan ini diduga sudah direncanakan dengan matang. Hal ini terlihat dari cara para pelaku beraksi. Seorang saksi mata yang melihat kejadian ini mengatakan, pelaku kompak menggunakan jaket hitam dan topeng.
     
Pelaku datang ke toko emas tersebut dengan menggunakan tiga sepeda motor. Dengan cekatan, pelaku memarkirkan sepeda motor yang digunakannya tak jauh dari Masjid Awaludin yang berjarak 500 meter dari lokasi dan langsung memaksa masuk ke dalam toko.
    
Pemilik Toko, Apiong yang mendapati tokonya disatroni rampok ini kaget. Apalagi, pelaku saat itu membawa benda yang diduga senjata laras pendek jenis pistol dua buah dan satu senjata laras panjang. Setelah berada di dalam toko, pelaku kemudian mengambil emas dan uang yang ada di sana. "Mereka menakuti dengan senjata, sempat diletuskan tiga kali ke udara," ujarnya.
     
Sementara itu, saksi Dedi Wahyudi (25), pekerja warung makan yang bersebelahan dengan toko emas ini mengatakan, ia mengetahui adanya kejadian rampok setelah mendengar teriakan. "Saya melihat empat orang laki-laki menggunakan jaket hitam dan topeng membawa tas," ucapnya.

BACA JUGA: Kawanan Pencuri Cilik Bobol Kantor

"Saya sempat mau melempar, tapi salah satu dari mereka menodongkan pistol dan menembakkan ke atas," terangnya.
     
Aksi ini terbilang cukup singkat. Setelah berada di dalam dan membuat pemilik toko tak berkutik di bawah todongan senjata, pelaku kemudian mengambil emas yang ada di laci, total tiga kilogram emas dikuras pelaku. Selain emas, uang yang ada di toko itu juga diambil.

Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Robert Harianto Watratan kepada wartawan terkait peristiwa ini mengatakan dari olah TKP dan pemeriksaan sementara terhadap saksi-saksi yang dilakukan pihaknya, pelaku diduga berjumlah lima orang.

BACA JUGA: Ketimbang Kelaparan, Mending Dipenjara

Terkait senjata yang digunakan pelaku, Robert belum mau memastikan bahwa itu senjata api atau senjata replika. "Perkiraan awal senjata yang digunakan pelaku adalah air shoftgun. Ini dari keterangan saksi yang mendengar bunyi letusannya," lanjutnya.
 
"Korban, Apiong tidak mengalami luka maupun cedera. Kerugian belum bisa kita pastikan, penghitungan masih dilakukan," pungkasnya.(ali)

BACA JUGA: Oknum Personil TNI Tendang Wartawan di Bandara

BACA ARTIKEL LAINNYA... Istri Napi Selundupkan Ganja ke LP


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler