Beredar Kabar Pulau Malamber Dijual Rp 2 Miliar, Polres Langsung Turun Tangan

Senin, 22 Juni 2020 – 06:35 WIB
Ilustrasi pantai di kepulauan. Foto: Natalia Laurens/JPNN

jpnn.com, MAMUJU - Belakangan ini beredar Pulau Malamber, Mamuju, Sulawesi Barat dijual seharga Rp2 miliar kepada Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, Abdul Gafur Mas'ud.

Kabar itu ramai menjadi perbincangan hangat masyarakat Sulawesi Barat. Pulau Malamber adalah satu dari 41 pulau kecil yang ada di Sulawesi Barat.

BACA JUGA: Jual-Beli Pulau Mudah

Salah satu pulau dari 12 pulau di gugusan Kepulauan Balabalakang, Kabupaten Mamuju ini, memang punya potensi ekonomi untuk dikembangkan sebagai kawasan wisata.

Apalagi jika nantinya ibu kota negara pindah ke Kalimantan Timur, Pulau Malamber yang secara geografis lebih dekat ke Pulau Kalimantan dianggapnya bisa jadi ladang investasi menjanjikan.

BACA JUGA: Jual Pulau ke WNA Langgar UU Agraria

Saat ini, Pulau Malamber telah ditetapkan sebagai pusat konservasi penyu oleh Gubernur Sulawesi Barat.

Sebelumnya, ada 12 kepala keluarga (KK) yang menjadikan kawasan ini sebagai pemukiman. Namun, jumlah penghuninya turun drastis karena terjadi abrasi. Kini hanya empat KK yang tinggal di sana.

Terkait dugaan adanya jual beli pulau yang terletak di gugusan Kepulauan Balabalakang, Mamuju, Sulawesi Barat, itu kini dalam penyelidikan Polres Mamuju.

BACA JUGA: 5 Berita Terpopuler: Fahri Hamzah Sentil Pemerintah, Suntik Covid Ajalah, Gerhana Matahari

Kasus ini mencuat pertama kali dari Camat Balabalakang, Juara, yang mengungkapkan adanya penjualan pulau itu.

Dia pun sudah menjalani pemeriksaan. Dalam keterangannya kepada polisi, Juara mengklaim Abdul Gafur Masud sudah membayarkan uang muka sebesar Rp200 juta kepada salah satu warga yang menjual pulau tersebut.

Untuk memastikan adanya praktik jual beli pulau, polisi juga memeriksa warga yang tinggal di sekitar Pulau Malamber.

Sejumlah pejabat dari Pemerintah Kabupaten Mamuju dan Badan Pertanahan Nasional Mamuju sudah dipanggil terkait masalah ini. (ngopibareng/jpnn)

Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler