Beredar Video Pungli di JITC, Ini Kata Uni Irma

Senin, 14 Juni 2021 – 22:34 WIB
Suasana di Jakarta International Container Terminal (PT JICT) pada masa pandemi. Foto: Dok. JICT

jpnn.com, JAKARTA - Komisaris Independen PT Pelindo 1 Irma Suryani Chaniago merespons rekaman video yang viral di media sosial terkait truk di JICT terbengkalai karena tidak ada operator yang bekerja.

Irma menyebutkan setelah diteliti, video itu diambil ketika para pekerja sedang menunaikan salat Jumat. Waktu itu dimanfaatkan oleh bagian IT JICT untuk melakukan refresh terhadap sistem.

BACA JUGA: JICT Berinovasi untuk Tingkatkan Pelayanan di Masa Pandemi

Dia juga menghimbau masyarakat agar berhati-hati dalam membuat konten dan menyebarluaskannya.

"Begitu mudahnya masyarakat membuat konten menjadikan berita benar dan hoax semakin sulit dibedakan. Tetapi yang jelas, jika berita di video itu benar pasti pengguna jasa komplain dan produksi turun tajam. Faktanya kegiatan di JICT tetap normal," kata Irma dalam keterangan tertulisnya yang diterima JPNN.com, Senin (14/6).

BACA JUGA: Penyidik Kejaksaan Agung Cecar Dua Petinggi JICT soal Dugaan Korupsi di Pelindo II

Irma mengatakan penegakan hukum akan menjadi kunci terciptanya efisiensi di pelabuhan. Termasuk praktik pungli di titik-titik tertentu melalui oknum yang diduga bekerja sama dengan penegak hukum.

Dia juga menyebutkan banyak kejadian menunjukkan ketika terjadi aksi premanisme dan pemalakan terhadap sopir di jalanan, di lokasi yang sama aparat keamanan justru diam tidak bereaksi.

BACA JUGA: JICT Salurkan Bantuan Ramadan Untuk 2.100 Warga Jakarta Utara

"Jika aparat bekerja dengan baik, sopir truk tentunya tidak perlu meminta uang lebih ke perusahaan yang kemudian jadi modus pungli," lanjutnya.

Politikus Nasdem itu juga meminta aparat penegak hukum duduk bersama dengan pelaku usaha pelabuhan.

"Jangan asal main comot dan mendakwa.  Karena kegiatan pemberian insentif itu baru bisa disebut pungli jika pemberi berkeberatan, tetapi jika yang berinisiatif adalah pemberi apakah itu pungli. Toh di lelabuhan ada CCTV, sehingga inisiator pungli itu bisa dicek fakta aslinya," tegas Irma. (mcr8/jpnn)


Redaktur & Reporter : Kenny Kurnia Putra

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler