Berencana Liburan ke Puncak Bogor? Baca Ini Dahulu Biar Enggak Kaget

Jumat, 18 Juni 2021 – 22:56 WIB
Bupati Bogor Ade Yasin. Ilustrasi Foto: Ricardo/JPNN

jpnn.com, KABUPATEN BOGOR - Akses keluar masuk jalur Puncak, Cisarua, Bogor kembali diperketat menyusul peningkatan kasus Covid-19 di wilayah tersebut.

"Wisatawan luar yang datang ke Kabupaten Bogor kami wajibkan membawa bukti rapid test atau PCR negatif," kata Bupati Bogor Ade Yasin, Jumat.

BACA JUGA: Ade Yasin Minta Warga yang Lolos Mudik Sadar Diri, Tes Antigen dan Isolasi Lima Hari

"Apabila tidak dapat menunjukkan surat keterangan rapid test antigen, petugas di lapangan akan memutar balik kendaraan."

Pasalnya, Ketua Satgas Penanganan COVID-19 itu berharap ada pengurangan mobilitas warga terutama di selatan Kabupaten Bogor yang kerap dikunjungi para pelancong di akhir pekan.

BACA JUGA: Peristiwa di Puncak Bogor jadi Pelajaran Buat Para Orang Tua dalam Mengawasi Anak

Bu Ade lebih memilih cara pembatasan dengan melakukan pemeriksaan surat rapid antigen, dibandingkan ganjil-genap yang diterapkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, karena di wilayahnya berbatasan dengan beberapa daerah.

"Karena Kabupaten Bogor luas dan memiliki banyak pintu masuk tidak memungkinkan untuk memberlakukan sistem kendaraan ganjil-genap," tutur dia.

BACA JUGA: Harga Semangkuk Mi di Warung Puncak Bogor Bikin Melongo

Sementara itu, Kapolres Bogor AKBP Harun menyebutkan bahwa personel gabungan dari berbagai unsur mulai dari TNI-Polri, Damkar, BPBD, dan 435 personel Satpol PP telah disiapkan khusus mengawal lonjakan kasus COVID-19 di Kabupaten Bogor.

"Kami bersama aparat yang lain bersinergi untuk sama-sama menjaga pos-pos penyekatan untuk mengurangi mobilitas warga. Ini tanggung jawab kita semua untuk menjaga masyarakat agar tidak terpapar COVID-19," tutur Harun

Dandim 0621 Kabupaten Bogor Letkol Inf Sukur Hermanto mengimbau masyarakat Kabupaten Bogor untuk terus patuh dalam menerapkan protokol kesehatan.

"Kasus COVID-19 di Bogor ini meningkat, ini darurat, untuk itu masyarakat mohon patuhi protokol kesehatan dan yang belum divaksin ayo vaksin," ujarnya.

Angka penularan COVID-19 di Kabupaten Bogor kembali melonjak pada 10 Juni 2021 yakni sebanyak 95 kasus.

Lonjakan terjadi setelah angkanya mulai landai sekitar 50 kasus hingga 60 kasus per hari.

Pada Jumat (18/6) malam, kasus penularan harian di Kabupaten Bogor tercatat sebanyak 97 kasus baru. (antara/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kasus Covid-19 Meningkat, Rahmat Gobel Sampaikan Langkah Pimpinan DPR


Redaktur & Reporter : Rasyid Ridha

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler