Berharap 9 Desember Hujan, Asap Hilang, Pilkada Lancar

Selasa, 27 Oktober 2015 – 16:55 WIB
Perairan dekat Pelabuhan Merak diselimuti kabut asap, Senin (26/10). Foto: Banten Pos/JPNN

jpnn.com - JAKARTA – Sejumlah daerah yang akan menggelar pilkada serentak Desember 2019 masih dirundung bencana kabut asap akibat pembakaran hutan dan lahan. Dikhawatirkan, kondisi itu akan mengganggu jalannya pemungutan suara 9 Desember mendatang.

Namun, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo tak mengkhawatirkan hal itu. Ia optimistis, bencana tidak akan membuat pilkada serentak gagal.

BACA JUGA: Kondisi Rutan Pondok Bambu Bikin Fahri Hamzah Prihatin

Dijelaskan Tjahjo,   masih ada waktu satu bulan sebelum pilkada untuk mengupayakan agar pembakaran hutan dan lahan bisa padam. Selain itu, diharapkan pula hujan segera turun.

“Masih ada satu bulan, mudah-mudahan ada hujan,” kata Tjahjo di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian di Jakarta, Selasa (27/10).  

BACA JUGA: Pansus Pelindo II Batal Garap Jaksa Agung

Menurut Tjahjo, saat ini ada gerakan dari pemerintah dan masyarakat untuk bersama-sama memadamkan api karhutla. Karenanya, ia optimistis, pelaksanaan pilkada serentak bisa berjalan karena masih ada kesempatan api dipadamkan.

Kalau sampai 9 Desember masih ada asap pekat, maka pelaksaan pilkada pada hari itu bisa ditunda. “Hari H saja ditunda, bukan berarti mundur,” katanya. (boy/jpnn)

BACA JUGA: Desak Nasionalisasi Aset Penting Bagi Negara

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Alhamdulillah, Mendagri Jamin Risma Bisa Ikut Pilwali


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler