Berita Duka: Edison Simanjuntak Meninggal Dunia

Senin, 19 Oktober 2020 – 06:42 WIB
Petugas Rumah Sakit Bhayangkara Medan membawa jenazah Edison Simanjuntak menggunakan ambulans. Foto: ANTARA/HO

jpnn.com, MEDAN - Edison Simanjuntak (40) meninggal dunia di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Medan, Sumut, Minggu (18/10) sekitar pukul 09.39 WIB.

Tersangka kasus narkoba tahanan Polsek Medan Timur itu menghembuskan napas terakhir setelah sempat beberapa kali mengeluh sakit.

BACA JUGA: Berita Duka: Subadra Meninggal Secara Mengenaskan

Kanit Reskrim Polsek Medan Timur Iptu ALP Tambunan ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa tersangka Edison pertama kali mengeluhkan rasa sakit pada hari Jumat (15/10).

Selanjutnya, dibantarkan petugas jaga tahanan Erwin Sinulingga ke RS Bhayangkara Medan.

BACA JUGA: Berita Duka: KH Fuad Munim Djazuli Meninggal Dunia di Surabaya

Dari hasil pemeriksaan petugas medis di RS Bhayangkara Medan, tahanan Edison mengalami demam disebabkan bisul yang ada di tubuhnya.

Tim dokter lantas memberikan obat, kemudian menyatakan bahwa tahanan itu tidak perlu rawat inap.

BACA JUGA: Cai Changpan 8 Bulan Gali Lubang Pelarian demi Bertemu Istri Lantas Bunuh Diri

Penyidik lantas membawanya kembali ke sel tahanan Polsek Medan Timur.

Pada hari Sabtu (17/10) sekitar pukul 19.30 WIB, tahanan tersebut merasakan sakit lagi di badannya.

Petugas piket Briptu Astri Risma lalu membawa Edison ke rumah sakit.

"Tim medis mengatakan keluhan sakit itu akibat bisulnya makin membesar," kata Tambunan.

Atas keluhan sakit tersebut, tim dokter kembali memberikan obat untuk meredakan rasa sakit karena bisul terus membesar.

Edison dibawa lagi ke sel tahanan Polsek Medan Timur.

Edison kembali mengalami demam tinggi dan mengaku susah bernapas pada hari Minggu (19/10) sekitar pukul 09.00 WIB. Petugas piket Briptu Ghazy membawanya ke RS Bhayangkara Medan.

"Setelah di rumah sakit, tersangka Edison sudah tidak sadarkan diri, kemudian dibawa ke ruang IGD untuk pemeriksaan. Namun, tidak berapa lama kemudian dokter menyatakan Edison telah meninggal dunia," katanya. (antara/jpnn)

Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:


Redaktur & Reporter : Soetomo

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler