Berorasi di Posko Pandegiling, Ganjar Pranowo: Kita Bukan Banteng Gembeng

Sabtu, 06 Mei 2023 – 20:06 WIB
Bakal capres dari PDIP untuk Pilpres 2024, Ganjar Pranowo (rompi merah), bersama mantan Wali Kota Surabaya Wishnu Sakti Buana (tengah) dan seniman Djadi Galajapo pada peresmian posko pemenangan di Jalan Pandegiling nomor 233, Surabaya, Jatim, Sabtu (6/5). Foto: Ardini Paramitha/JPNN.com

jpnn.com, SURABAYA - Bakal capres dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Ganjar Pranowo meresmikan pos komando atau posko sukarelawan pemenangannya di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (6/5).

Lokasi posko itu di Jalan Pandegiling nomor 233, sebuah tempat yang sangat bersejarah bagi PDIP.

BACA JUGA: Banteng Jatim Bikin Merinding, Ganjar Pranowo Bakal Seriusi Madura & Tapal Kuda

Pos komando yang lebih dikenal dengan sebutan Posko Pandegiling itu dirintis oleh tokoh PDIP Ir Sutjipto pada 1996.

Pada saat itu, Sutjipto yang dikenal sebagai loyalis Megawati Soekarnoputri mendirikan posko di Jalan Pandegiling nomor 233 untuk melawan kesewenang-wenangan pemerintah Orde Baru.

BACA JUGA: Gibran Rakabuming Siap jadi Juru Kampanye PDIP di Surakarta

Kedatangan Ganjar di Posko Pandegiling disambut ribuan kader PDIP. Teriakan ‘Ganjar presiden’, ‘hidup Ganjar’, dan ‘Ganjar siji Ganjar kabeh’ langsung menggema saat gubernur Jawa Tengah (Jateng) itu tiba di Posko Pandegiling.

Ganjar datang bersama istrinya, Siti Atiqoh. Berkopiah hitam dan rompi merah, Ganjar dikalungi untaian melati.

BACA JUGA: Bima Arya Sebut Nama Ganjar Pranowo jadi Kandidat Kuat di Internal PAN

Saat menyampaikan kata sambutan, Ganjar berpesan soal spirit yang melatari Sutjipto mendirikan Posko Pandegiling.

“Di sinilah perlawanan itu dilakukan, di sinilah penindasan itu dilawan, dan di sinilah kita tidak pernah punya kata menyerah,” kata Ganjar.

Politikus kelahiran 28 Oktober 1968 itu juga mengajak sesama kader PDIP meneladan mendiang Sutjipto yang gigih berjuang dan tidak mudah menyerah.

“Pak Tjip memberikan pelajaran pada kita semua, bahwa kita bukan banteng gembeng. Kita adalah banteng yang ketika ketaton (disakiti, red), maka sungune langsung metu (tanduknya langsung keluar, red) melawan ketidakadilan," ucap Ganjar.

Namun, Ganjar juga mewanti-wanti kepada para pendukungnya menjauhi kampanye hitam dan cara-cara kotor, seperti hoaks, menghina, dan merundung.

“Kita akan berkompetisi dengan sehat, dan kita tunjukkan kita punya hati dan nurani," ucapnya.

Koordinator Relawan Ganjar Jatim Mat Mochtar menyatakan pendirian posko pemenangan tersebut juga untuk melanjutkan semangat perlawanan para kader PDIP di Jatim terhadap Orde Baru.

“Semangat yang sama kita satukan kembali hari ini untuk memenangkan Ganjar Pranowo," kata Mochtar.

Politikus senior PDIP di Jatim itu menjelaskan dahulu Posko Pandegiling didirikan untuk mendukung Megawati memimpin PDIP. Posko itu juga mengobarkan semangat untuk mengantar Megawati menjadi presiden.

Pada Pilpres 2014, Posko Pandegiling juga menjadi titik penting dalam memenangkan Joko Widodo (Jokowi) di Surabaya.

“Sekarang kita harus menjadikan Pak Ganjar presiden. Siap?” ujar Mat Mohctar.

Pertanyaan Mat Mochtar itu langsung ditimpali kor para kader PDIP.

"Siap!!!” ujar para sukarelawan pendukung Ganjar.(mcr23/JPNN.com)

Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pensiunan Jenderal Polisi Ini Disebut Cocok Berduet dengan Ganjar Pranowo, Siapa Dia?


Redaktur : Antoni
Reporter : Arry Dwi Saputra

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler