Bersama TNI AL, Bupati Landak Susuri Sungai demi Vaksinasi Warga di Desa Terpencil

Kamis, 13 Januari 2022 – 23:59 WIB
Bupati Landak, Kalimantan Barat, Karolin Margret Natasa bersama Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) XII Pontianak Brigjen TNI (Mar) Andi Rukman melaksanakan vaksinasi COVID-19 di Desa Sungai Segak dan Desa Rantau Panjang. Foto: Antara/istimewa

jpnn.com, LANDAK - Bupati Landak Karolin Margret Natasa bersama Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) XII Pontianak Brigjen TNI (Mar) Andi Rukman melaksanakan vaksinasi COVID-19 di daerah menggunakan transportasi air.

Vaksinasi itu dilakukan di Desa Sungai Segak dan Desa Rantau Panjang, Kecamatan Sebangki, Kabupaten Landak.

BACA JUGA: Medan dan 3 Daerah Ini Belum Bisa Melaksanakan Vaksinasi Booster, Ini Penyebabnya 

"Program vaksinasi pada dua desa tersebut adalah kegiatan Vaksinasi Maritim TNI AL yang merupakan kerja sama antara Lantamal XII Pontianak bersinergi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Landak dengan tujuan agar wilayah-wilayah yang tidak bisa dijangkau dengan transportasi darat bisa dilakukan dengan transportasi lain agar masyarakat mendapatkan vaksinasi COVID-19 dari pemerintah," kata Bupati Landak Karolin Margret Natasa di Ngabang, Landak, Kamis.

Dia mengatakan kegiatan bersama Lantamal XII Pontianak tersebut merupakan program yang membantu Pemerintah Kabupaten Landak dalam capaian target vaksinasi, karena dapat menyusuri wilayah pedalaman yang sulit dijangkau dengan transportasi darat.

BACA JUGA: Vaksinasi Booster Dimulai Hari Ini, Diprioritaskan untuk Lansia, tidak Ada Kick Off Nasional

"Kami bersama Lantamal XII Pontianak yang dipimpin langsung oleh Komandan Lantamal XII menyisir masyarakat yang ada di pedalaman, agar dapat memperoleh vaksinasi COVID-19 dosis pertama," tuturnya.

Hal ini dilakukan sesuai dari aturan pemerintah harus mencapai target paling tidak 70 persen vaksinasi pertama dan selanjutnya akan ada vaksinasi ketiga jika kita telah mencapai target tersebut.

BACA JUGA: Kebijakan Capaian Vaksinasi Melalui NIK KTP Merugikan Pontianak, Wali Kota Kesal

Desa Rantau Panjang dan Desa Sui Segak ini berbatasan langsung dengan Kabupaten Kubu Raya, desa ini merupakan desa yang sulit dijangkau melalui jalan darat.

"Dengan menyusuri sungai ini, kita akan mengajak masyarakat agar dapat divaksin sehingga target dapat tercapai," tuturnya.

Bupati Karolin menjelaskan pemerintah melakukan program vaksinasi COVID-19 ini untuk melindungi masyarakat dari penyebaran dan penularan COVID-19 di Indonesia serta dengan pelaksanaan vaksinasi COVID-19 ini juga membuka aktivitas masyarakat seperti biasa dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan.

"Ini dalam rangka usaha pemerintah untuk mengurangi COVID-19 di Indonesia termasuk di Kabupaten Landak, karena dampak COVID-19 ini banyak masyarakat yang kehilangan pekerjaan dan anak-anak tidak bisa bersekolah dan COVID-19 berdampak pada situasi ekonomi. Oleh karena itu saya harapkan masyarakat untuk tetap mendukung pemerintah agar kita bisa kerja, bisa kembali bersekolah seperti biasa," katanya.

Dalam Vaksinasi COVID-19 yang dilakukan di Desa Sungai Segak dan Desa Rantau Panjang sudah tervaksin sebanyak 276 orang.

Selain itu, dalam kunjungan tersebut juga diresmikan Pelabuhan Rakyat Putri Dara Hitam di Desa Rantau Panjang, Kecamatan Sebangki Kabupaten Landak dan menyerahkan bantuan Listrik tenaga surya dari Komandan Lantamal XII Pontianak kepada masyarakat.

Sebelumnya, pemerintah Kabupaten Landak, Provinsi Kalimantan Barat mendapatkan penghargaan dari Kementerian Kesehatan RI sebagai kabupaten terbaik untuk Tes, Lacak dan Isolasi tingkat kabupaten/kota dalam pencegahan dan penanganan COVID-19.

"Kita bersyukur karena usaha kita dalam melakukan pencegahan dan penanganan COVID-19 di Landak membuahkan hasil dengan penghargaan yang diberikan oleh Kementerian Kesehatan RI," kata Karolin.

Dia mengatakan, penghargaan tersebut diraih berkat kerja keras dan kerjasama semua pihak.. Untuk itu, dirinya menyampaikan terimakasih kepada semua tenaga kesehatan yang ada di Landak, termasuk pihak TNI/Polri dan pemerintah kecamatan dan desa yang sudah membantu proses tes, lacak dan isolasi bagi masyarakat selama pandemi COVID-19.

"Kami menjadikan tes, lacak dan isolasi dalam pencegahan dan penanganan COVID-19 ini sebagai prioritas utama selama masa pandemi agar masyarakat tidak banyak yang terpapar COVID-19. Bahkan, sampai sekarang saya meminta Dinas Kesehatan Landak dan jajaran di tingkat Puskesmas dan Pustu beserta pihak terkait lainnya untuk melaksanakan penelusuran dan tes COVID-19 dalam menyikapi setiap perubahan Zonasi Risiko di Kabupaten Landak," tuturnya.

Selama pandemi, lanjutnya, seluruh Puskesmas di kecamatan diwajibkan melaksanakan testing dan tracing dengan menggunakan Rapid Diagnostic Test (RDT) maupun PCR. (ant/dil/jpnn)

 

Redaktur & Reporter : Adil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler