Besok, Jenazah Pendiri Olahraga Kempo NTT Tiba di Kupang

Selasa, 08 Agustus 2017 – 19:28 WIB
Ketua Harian Perkemi NTT, Simpai Barnabas nDjurumana memantau langsung jalannya Pelatda Desentralisasi Perkemi NTT di Gedung KONI, Kupang, NTT beberapa waktu lalu. FOTO: Timor Express/JPNN.com

jpnn.com, KUPANG - Jenazah Bapak Kempo NTT, Barnabas nDjurumana dipastikan tiba di Kupang pada pukul 12.50 WITA, Kamis (10/8). Kepastian waktu pemulangan jenazah mantan Sekda Kabupaten Kupang itu disampaikan Kepala Kantor Perwakilan NTT di Jakarta Berto Lalo, kemarin (7/8) petang.

Menurut Berto, jenazah almarhum yang disemayamkan sementara di rumah sakit Bandara Hongkong karena menunggu keputusan hakim setempat terkait penyebab kematian, akan diterbangkan dari Hongkong pada Rabu (9/9) menggunakan pesawat Garuda dengan nomor penerbangan GA 863 pada pukul 17.10 waktu Hongkong.

BACA JUGA: Putra Bu Risma Jadi Korban Maling Bermodus Pecah Kaca

"Jenazah almarhum yang didampingi Sensei George Hadjo dan Sensei Alfons Theodorus diperkirakan tiba di Bandara Soekarno Hatta Cengkareng Jakarta pukul 21.10 WIB," kata Berto.

Ia melanjutkan, jenazah nantinya akan disemayamkan sementara di karantina bandara dan selanjutnya diterbangkan ke Kupang menggunakan pesawat Garuda dengan nomor penerbangan GA 438.

BACA JUGA: Heboh, Air Sungai Bah Bolon Berubah Warna Jadi Merah Pekat, Ini Fotonya...

“Penerbangan dari Jakarta ke Kupang pukul 07.15 WIB, transit di Denpasar dan tiba di Kupang pukul 12.50 Wita. Delay sehari dari perkiraan sebelumnya karena exit permit baru keluar besok (Hari ini, Red)," jelas dia.

Berto menambahkan, rombongan atlet dan offisial Kempo NTT juga masih berada di Wisma NTT bersama Ketua Pengprov Perkemi NTT, Esthon L. Foenay.

BACA JUGA: Delapan Anggota DPRD Belum Kembalikan Mobil Dinas

“Sesuai rencana Pak Esthon dan rombongan atlet akan satu penerbangan ke Kupang mengantarkan jenazah," imbuhnya.

Dengan demikian, Berto memastikan jenazah almarhum tidak akan disemayamkan sementara di Wisma NTT Jalan Tebet Timur Dalam Raya No. 42 Jakarta Selatan.

Sementara itu, Ketua Harian KONI NTT, Andre Koreh menjelaskan, setelah tiba di Kupang, jenazah almarhum Simpai Nabas disemayamkan semalam dan Jumat (11/8) pagi, jenazah akan dibawa ke Sumba untuk dimakamkan di kampung halamannya di Lewa, Kabupaten Sumba Timur.

“Karena pesan almarhum jauh sebelum sakit dan ke Amerika, sudah memesan kepada para pelatih, seperti Sensei Alfons, kalau ada apa-apa bawa kembali dia ke kampung halamannya di Lewa. Dan karena ini amanat beliau, kami ikuti saja,” ungkap Andre.

Menyangkut tata cara pemakaman dan lain-lain, menurut Andre, baik pemerintah maupun KONI menyesuaikan dengan keinginan keluarga.

“Secara prinsip KONI maupun pemerintah akan mengikuti keinginan keluarga, tetapi pesawat yang akan ke Sumba itu disiapkan pemerintah, termasuk dari Jakarta ke Kupang. Sedangkan dari Hongkong ke Jakarta memang masih ditangani KONI dulu, karena memang KONI mempersiapkan untuk itu dan mudah-mudahan tidak ada halangan dan semua berjalan baik," kata Andre lagi.

Demikian juga dengan mekanisme penyerahan jenazah, apakah langsung diserahkan ke keluarga di Kupang atau di Sumba juga tergantung keluarga. "Nanti malam (Tadi malam, red) akan didiskusikan bersama keluarga. Dan ini sudah sangat teknis, tentu kami dari KONI lebih kepada menghargai almarhum dengan cara mengikuti keinginan keluarga dan pada prinsipnya kita akan ikuti semua," tambahnya.

Andre juga memastikan bahwa dirinya sudah melaporkan semua kondisi yang ada kepada Gubernur, Frans Lebu Raya. Sesuai petunjuk gubernur, kata Andre, akan mengikuti kemauan keluarga. "Sekarang kita fokus jenazah supaya ada dulu di Indonesia," pungkasnya.(joo/rum/fmc/ito)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Anggota Brimob Dihajar Nyaris Sekarat, Senjatanya Diembat


Redaktur & Reporter : Friederich

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler