BHD Layak Dicopot dari Kapolri

Minggu, 04 April 2010 – 12:01 WIB
Kapolri Jendral (Pol) Bambang Hendarso Danuri. Foto : AFP

JAKARTA - Banyaknya kasus dan masalah besar yang melibatkan aparat di institusi kepolisian menunjukkan buruknya faktor kepemimpinan di tubuh penegak hukum itu.

“Kapolri mestinya sudah mundur(Presiden) SBY sudah layak mencopotnya,” kata Direktur Utama Reform Institute, Yudi Latif, Sabtu (3/4), di Jakarta.

Menurut Yudi, sebagai lembaga penegak hukum, kepolisian adalah institusi yang harus bisa dipercaya

BACA JUGA: Bupati Tuding Pusat Hanya Berwacana

Tapi, jika pemimpinnya saja tidak bisa dipegang ucapannya maka akan jadi preseden buruk bagi institusi tersebut.

Yudi menilai sudah banyak contoh kasus yang tidak bisa ditangani Kapolri saat ini, Jenderal Bambang Hendarso Danuri (BHD)
Mulai dari laporan kasus bom Marriot yang salah, kriminalisasi pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi, hingga kasus Bank Century yang melibatkan anak buahnya Komisaris Jenderal Susno Duadji.

“Ini kan (dugaan makelar kasus di Mabes Polri) laporan yang ditutup-tutupi, karena tidak bisa dibendung baru terungkap

BACA JUGA: Natuna Lokasi Favorit Bajak Laut

BACA JUGA: Tugu Khatulistiwa Juga Ada di Lingga

Itu pun dari Susno,” kata Yudi yang mengaku tidak mengerti mengapa Bambang tidak juga dicopot mengingat presiden berkali-kali menegaskan pemerintahan yang bersih.(jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... DPR Akan Panggil Susno dan Gayus


Redaktur : Antoni

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler