jpnn.com - TALUN - Anggota DPRD Kabupaten Cirebon H Tarmidi meninggal dunia saat menjalankan tugasnya sebagai wakil rakyat, kemarin (21/12).
Dia menghembuskan napas terakhir saat ke Jakarta melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Kementrian Perhubungan RI selama dua hari, Selasa dan Rabu kemarin.
BACA JUGA: Satu Gereja Dijaga Sepuluh Polisi
Tarmadi diketahui meninggal, sekitar pukul 03.15 pagi setelah di bawa ke Rumah Sakit Husada Mangga Besar, Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan.
“Biasanya Tarmidi tidur selalu mendengkur. Tapi, sekarang tidak ada suaranya,” ujar salah satu koleganya, Sofwan ST, menirukan ucapan istri H Tarmidi.
BACA JUGA: Satpol PP Robohkan Empat Barak Korban Tsunami
Keponakan H Tarmidi yang juga supir pribadinya, Edi Setiawan (27) menerangkan, saat melakukan kunjungan ke Jakarta dirinya melihat kondisi badan pamannya memang terlihat kurang sehat. Karena itu, sebelum berangkat almarhum meminum obat pereda sakit kepala yang dibelinya dari apotek selama 4 kali dalam jeda waktu yang sedikit.
"Tidak ada firasat sama sekali. Tapi, biasanya kalau melakukan kunjungan kerja itu keluarga tidak pernah ada yang diajak, tetapi kunjungan ke Jakarta ini istri dan anaknya dipaksa harus ikut," katanya.
BACA JUGA: Ngopi di Warung, Terduga Teroris Dibekuk Densus 88
Sementara itu, Ketua DPRD kabupaten Cirebon H Mustofa SH menyampaikan, rasa tanggung jawab alharhum sebagai wakil rakyat sangat besar. Dalam kondisi kurang sehat pun beliau tetap berangkat untuk menunaikan kewajibannya.
Apalagi, tugas kunjungan kerja ke kementrian perhubungan RI itu dilakukan dalam rangka menyampaikan aspirasi masyarakat terkait permasalahan Penerangan Jalan Umum (PJU) yang kerap kali dikeluhkan masyarakat Kabupaten Cirebon.
“Almarhum yang menjabat sebagai sekretaris komisi III DPRD sangat gigih dalam bekerja. Bahkan, ia selalu memecahkan solusi saat rapat kerja bersama OPD. Apalagi, beliau juga sebagai anggota badan anggaran,” ujar Mustofa, kepada Radar Cirebon (Jawa Pos Group) usai mengikuti prosesi pemakaman.
Sebagai pimpinan DPRD, Mustofa mengucapkan turut berduka cita dengan diiringi doa dan rasa ucapan terima masih kepada keluarga karena alharhum sudah mendedikasikan dirinya semasa menjadi anggota DPRD untuk masyarakat Kabupaten Cirebon.
“Semoga keluarga yang ditinggalkan, istri, anak dan cucunya diberikan kesabaran dan dikuatkan iman islam,” kata politisi PDI Perjuangan itu. (sam/sam/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Majelis Permusyarawatan Ulama Larang Umat Islam Rayakan Tahun Baru
Redaktur : Tim Redaksi