Biaya Proyek Sirkuit Formula E Membengkak Rp 10 Miliar, PDIP Curiga Begini

Senin, 07 Maret 2022 – 16:39 WIB
Lokasi pembangunan sirkuit Formula E di kawasan Ancol, Jakarta Utara, Minggu (6/3). Foto: Ryana Aryadita Umasugi/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono mengkritik pembengkakan anggaran pembangunan sirkuit Formula E.

Diketahui, biaya proyek sirkuit Formula E membengkak Rp 10 miliar dari nilai kontrak awal, yakni Rp 50 miliar menjadi Rp 60 miliar.

BACA JUGA: Target Penyelesaian Sirkuit Formula E Mundur, Ternyata Kendalanya Ini

Gembong bahkan menyebut kontrak yang dibuat sebelumnya abal-abal karena tak sesuai kenyataan di lapangan.

“Membengkak itu bagaimana ceritanya? Itu namanya kontrak abal-abal itu. Kontrak itu kan sudah ada kesepakatan awal, kok tiba-tiba dalam perjalanan begitu sudah dikerjakan ada pembengkakan biaya yang tidak masuk akal,” kata Gembong saat dihubungi, Senin (7/3).

BACA JUGA: 5 Fakta Kisah Cinta Liana Brilliani dengan Ahmad Dahlan, Gadis Cirebon Ini Berbuat Nekat

Menurut dia, nilai kontrak tersebut mengikat kepada kedua belah pihak dan harus dijalankan apa pun konsekuensinya. Bila ada biaya yang melewati batas nilai kontrak maka harus dilakukan lelang baru.

“Katakanlah ada yang di luar nilai kontrak, ya, harus lelang baru dong. Dalam bicara tambah biaya, enggak bisa sekadar, ya, sudah tambah, ya enggak bisa begitu. Kalau mau seperti itu, ya, kontrak baru,” tuturnya.

BACA JUGA: Beda dari Nilai Lelang, Biaya Sirkuit Formula E Membengkak

Gembong pun curiga bahwa sedari awal memang ada kongkalikong antara Pemprov DKI, PT Jakarta Propertindo, dan PT Jaya Konstruksi selaku pemegang proyek sirkuit.

“Enggak bisa, itu namanya kongkalikong kalau itu lanjutan, sementara kontraknya 50, tambahnya sepuluh miliar lagi,” kata Gembong.

Diketahui, anggaran pembangunan sirkuit Formula E di Kawasan Ancol, Jakarta Utara membengkak ke angka Rp 60 miliar.

Biaya ini lebih besar Rp 10 miliar dari harga perkiraan sendiri (HPS) atau nilai kontrak pada saat proyek sirkuit Formula E dilelang, yaitu Rp 50,15 miliar.

Manajer Senior PT Jaya Konstruksi Manggala Pratama Ari Wibowo mengungkap adanya pembengkakan biaya terjadi karena sejumlah faktor pengerjaan, seperti proses pengerasan tanah yang ternyata menelan anggaran lebih besar.

“Sirkuit doang. Iya (naik), karena ada tambahan-tambahan, ya,” ucap Ari di lokasi Formula E, Minggu (6/3). (mcr4/fat/jpnn)


Redaktur : M. Fathra Nazrul Islam
Reporter : Ryana Aryadita Umasugi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler