Bicara Bocor, Bocor, Prabowo Merasa Diledek

Kamis, 03 Juli 2014 – 08:54 WIB

jpnn.com - PURWOKERTO – Capres nomor urut 1 Prabowo Subianto mengaku kerap diledek berbagai pihak karena selalu mengingatkan adanya kebocoran kekayaan negara.  

"Saya ingatkan adanya kekayaan negara yang bocor malah ditertawakan. Saya diledek. Saya diledek. Mereka mengejek saya," lontar Prabowo bernada kesal di hadapan ribuan massanya saat berkampanye di lapangan GOR Satria Purwokerto Jawa Tengah, Rabu petang (2/7).
    
Menurutnya banyak pihak yang merasa tidak ada kebocoran di Indonesia. "Mereka merasa biasa kalau barang yang mahal dari negara ini dijual murah ke negara lain. Itu hal yang biasa bagi mereka. Tapi itu bukan hanya goblok, tapi jahat," beber Prabowo.
    
Dia juga menyindir pemimpin yang pandai melakukan pencitraan dan pandai bersandiwara.

BACA JUGA: Guru Sudah Meninggal Tujuh Tahun juga Disurati Prabowo

"Katanya membela wong cilik, tetapi begitu berkuasa kekayaan kita dijual ke luar negeri. Mereka menjual berbagai asset negara ke luar negeri, akhirnya kekayaan nasional bocor keluar negeri. Dan kalau ada yang mengingatkan ke seluruh bangsa malah diejek," tuturnya disambut sorak sorai pendukungnya.
    
Sayangnya Prabowo enggan menolak siapa yang disebutnya mereka itu.  Namun, Prabowo menegaskan dia tak akan membalas berbagai ejekan kepadanya, bahkan menginstruksikan massa pendukungnya agar jangan melakukan kampanye negatif.

Menurutnya seorang pemimpin yang baik itu harus bisa mengayomi, bukannya memecah belah dan suka menghina, serta terus mencari kesalahan orang lain.
    
"Ksatria sejati kalau dihina dia tetap tegar, dihina dia tetap sopan, dihujat dia tetap senyum, dimaki-maki dia tetap hormat. Kedengkian jangan dibalas dengan kedengkian," tegas Prabowo.
    
Mantan Danjen Kopassus yang semakin agresif dalam orasinya ini mengatakan rakyat Indonesia pasti tahu mana yang benar dan mana yang salah.

BACA JUGA: Usai Sahur, Prabowo Orasi Singgung Komunisme

"Bahkan rakyat Indonesia pasti tahu mana pemimpin yang ingkar janji, bahkan ingkar sumpah," tandasnya. (ind)

BACA JUGA: Hindari Penumpukan Kemacetan, Usulkan Libur Ditambah

BACA ARTIKEL LAINNYA... PB NU Minta Stop Polemik Hari Santri


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler