Blunder Ferrari di F1 Rusia. Leclerc Cuma Podium Ketiga, Vettel Gagal Finis

Senin, 30 September 2019 – 08:01 WIB
Driver Ferrari Sebastian Vettel dan rekan satu timnya, Charles Leclerc di balapan Grand Prix Rusia, Autodrom Sochi, Minggu (29/9). Foto: Reuters/Maxim Shemetov

jpnn.com, SOCHI - Duo Ferrari Charles Lecrec dan Sebastian Vettel gagal menjadi pemenang dalam balapan F1 GP Rusia di Sochi, Minggu (29/9) malam WIB. Duo Mercedes, Lewis Hamilton dan Valtteri Bottas finis 1-2, sementara Lecrec hanya di podium ketiga, dan Vettel gagal finis.

Usai balapan, Vettel enggan membahas persetujuan pra-lomba dirinya dengan Leclerc. Ferrari tiba di Sochi dengan hattrick tiga kemenangan dan keunggulan kecepatan di lintasan lurus. Leclerc meraih pole position untuk keempat kalinya secara beruntun dan menjanjikan peluang juara lagi bagi tim asal Italia itu.

BACA JUGA: Kualifikasi F1 Rusia: Leclerc Pole, Ambisi Ferrari Gulung Mercedes Kian Terbuka

Namun, Ferrari tersandung strategi yang mengharuskan Leclerc membantu Vettel, yang start dari posisi ketiga, memanfaatkan slipstream di belakang mobil sang pembalap asal Monaco itu setelah start dan mengambil alih pimpinan lomba di tikungan kedua.

Seperti yang dijelaskan kepala tim Mattia Binotto, kesepakatan mereka adalah sang pebalap Jerman menyerahkan kembali posisi yang telah diraih Leclerc, tetapi Vettel justru membuat serangkaian waktu putaran tercepat di awal lomba dan memimpin jauh di depan.

BACA JUGA: Kalimat Singkat dari Mulut Putri Sri Bintang Pamungkas

"Sebastian akan membiarkan kau lewat di lap berikutnya," demikian terdengar komunikasi radio di mobil Leclerc di lap keempat.

Namun, Vettel menolak untuk memelankan mobilnya dan mengatakan jika Leclerc harus memperkecil jaraknya menjadi sekitar 1,3 detik agar strategi itu bekerja. Leclerc kesal, Ferrari kemudian mencoba menenangkannya dengan mengatakan dia bisa melakukan manuver itu belakangan.

Leclerc melakukan undercut terhadap Vettel saat melakukan pitstop empat lap lebih awal dan mendapati kembali posisinya di depan rekan satu timnya. Namun kemudian Vettel menghentikan mobilnya di pinggir trek karena kendala komponen MGU-K di lap ke-28.

"Aku tak tahu apa yang terjadi. Aku kira kami memiliki kesepakatan. Aku bicara kepada Charles pada khususnya sebelum lomba," kata Vettel seperti dikutip laman resmi Formula 1.

"Aku kira sudah jelas, tetapi aku tak tahu, mungkin aku melewatkan sesuatu. Aku yakin kami akan membicarakan ini, tapi tentunya pahit hari ini karena kami ingin membawa mobil finis 1-2. Ini bukan hasil yang kami inginkan," ujarnya.

Vettel pun tak mau membahas lebih detail apa yang telah disepakati sebelum lomba. "Bukan hal besar tetapi aku tak mau membawa tim ke posisi yang buruk setelah itu karena orang berkata ini itu," katanya.

"Aku tahu itu tak adil, orang-orang pantas tahu... Aku di peringkat tiga, Charles pertama, dan kami bicara soal strategi untuk menyalip Lewis. Aku punya start yang bagus. Jadi ada beberapa pilihan di sana, tapi maaf aku lebih suka tak memilihnya," ucapnya.

Sementara bos Ferrari Mattia Binotto memaklumi keputusan Vettel untuk terus melaju. "Dia punya start yang bagus, dia menyalip Hamilton sangat awal, bahkan sebelum tikungan pertama. Jadi mungkin di pikirannya itu adalah hal yang sudah benar," kata Binotto.

Dia juga mengungkapkan strategi pitstop awal Leclerc bukanlah untuk melakukan undercut karena akan ada kesempatan untuk bertukar posisi nantinya. "Alasannya karena kami tahu jika ada Safety Car, kami akan rentan, jadi menjaga Seb tetap di depan adalah situasi terbaik bagi kami, jadi kami bisa memanggilkan ketika ban sudah terlalu aus, dan itu adalah saat yang tepat untuk melakukannya," tuturnya. (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Adek

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
Vettel   Formula 1   Ferrari   Leclerc   Mercedes  

Terpopuler