BMP Ajak Masyarakat Cegah Stunting lewat Talkshow 'Anak Sehat Indonesia Hebat'

Minggu, 21 Mei 2023 – 18:50 WIB
BMP mengajak masyakarat mencegah stunting untuk masa depan Indonesia yang lebah baik lewat acara bertema “Anak Sehat Indonesia Hebat" berlangsung di GOR Duren Sawit, Klender, Jakarta Timur, Minggu (21/5). Foto: Dok BMP

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Bunda Merah Putih (BMP) Angela Brigita menuturkan stunting tak hanya persoalan sederhana, tetapi menyangkut masa depan bangsa karena anak-anak adalah generasi penerus.

BMP pun mengajak masyakarat mencegah stunting untuk masa depan Indonesia yang lebah baik lewat acara bertema “Anak Sehat Indonesia Hebat" berlangsung di GOR Duren Sawit, Klender, Jakarta Timur, Minggu (21/5).

BACA JUGA: BMP Dukung Peran Ibu Membangun Pondasi Diri Anak

"Bagaimana kita bisa mencapai visi Indonesia Emas Tahun 2045 kalau modal dasarnya, yaitu anak-anak bangsa mengalami stunting, terganggu perkembangan kognitif dan kesehatannya,” kata Angela dalam keterangan di Jakarta.

Menurutnya Bunda Gita- sapaan Angela Brigita- kampanye yang tengah dijalankan pemerintah tentunya perlu mendapat dukungan pemberantasan stunting dari berbagai lini.

BACA JUGA: BMP Gaungkan Self Love lewat Sejuta Cinta untuk Wanita Indonesia

Peningkatan kesadaran akan ancaman stunting dan kemauan untuk mengubah perilaku masyarakat untuk hidup bersih dan sehat adalah salah satu kunci keberhasilan kampanye nasional tersebut.

Bunda Gita menyebut hal itu juga sejalan dengan program Gubernur Jawa Tengah sekaligus bakal calon presiden di Pemilu 2024 Ganjar Pranowo.

BACA JUGA: Hari Gizi Nasional, Tim BMP Gelar Pemeriksaan hingga Seminar Kesehatan Gratis

Ganjar telah meluncurkan program Gerakan Cegah Stunting Masa Depan Cerah (Kancing merah) dalam rangka menekan angka stunting untuk menurunkan tingkat kemiskinan di Jateng. Nantinya, gerakan tersebut terus digulirkan hingga ke seluruh wilayah di Indonesia.

Pada acara tersebut pembicara dari RS Yadika Pondok Bambu Tutik Hariyanti, SGz., RD mengatakan stunting dapat mempengaruhi pada perkembangan dari kecil hingga dewasa.

Pada jangka pendek, stunting pada anak menyebabkan terganggunya perkembangan otak, metabolisme tubuh, dan pertumbuhan fisik.

Di sisi lain, stunting juga akan mempengaruhi kecerdasan pada anak.

"Biasanya anak stunting memiliki kecerdasan di bawah rata-rata, sehingga akan berdampak pada prestasi belajarnya," ungkap Tutik.

Selain itu, sistem imun tubuh anak juga tidak baik, dan anak akan mudah sakit. Kemudian anak akan lebih tinggi berisiko menderita penyakit diabetes, penyakit jantung, stroke, dan kanker.

"Gizi yang baik dan tubuh yang sehat merupakan kunci dari pencegahan stunting," katanya.

Lebih jauh dikatakannya, stunting pada anak memang harus menjadi perhatian dan diwaspadai.

Tutik menyebutkan kondisi ini dapat menandakan bahwa nutrisi anak tidak terpenuhi dengan baik. Jika dibiarkan tanpa penanganan, stunting bisa menimbulkan dampak jangka panjang kepada anak.

Anak tidak hanya mengalami hambatan pertumbuhan fisik, tetapi nutrisi yang tidak mencukupi juga mempengaruhi kekuatan daya tahan tubuh hingga perkembangan otak anak.

Menurut Tutik, untuk mencegah stunting ada beberapa hal yang harus dilakukan, yaitu mengonsumsi makanan dengan kandungan nutrisi yang dibutuhkan selama hamil dan selama menyusui, memberikan ASI eksklusif dan nutrisi penting lainnya, seiring pertambahan usia anak.

"Ini menjadi sangat penting yang harus diperhatikan orang tua, agar anak-anak kita dapat terhindar dari masalah stunting,” pungkas Tutik.(mcr10/jpnn)


Redaktur & Reporter : Elvi Robiatul

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
BMP   stunting   anak   Orang Tua   Nutrisi   Gizi  

Terpopuler