BNPT RI Mengajak Semua Pihak Memastikan Natal dan Tahun Baru Berjalan Lancar

Kamis, 21 Desember 2023 – 12:24 WIB
Kepala BNPT Komjen Rycko Amelza Dahniel. Foto: Source for JPNN.com.

jpnn.com - JAKARTA - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia (BNPT RI) Komjen Mohammed Rycko Amelza Dahniel mengajak semua pihak bersama-sama memastikan perayaan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 berjalan dengan lancar, tanpa kekerasan dan serangan teror.

Hal itu diungkap Komjen Rycko pada pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) VII di Jakarta, Selasa (19/12).

BACA JUGA: Kepala BNPT Mengedukasi Pelajar Indonesia di Inggris Soal Pentingnya Merawat Nilai Kebangsaan

"Memastikan perayaan Natal 2023 dan tahun baru 2024 berjalan dengan lancar tanpa kekerasan dan serangan teror,” ungkap Rycko dalam keterangan tertulis, Kamis (21/12).

Komjen Rycko juga mengimbau semua pihak menjaga perdamaian di pengujung 2023 dan memasuki 2024 yang mana tahapan pemilu sedang berlangsung menuju tanggal pencoblosan, yakni 14 Februari 2024. 

BACA JUGA: Hadiri Safari Natal, Mas Anies Ingin Umat Beragama Hidup Damai

“Pilpres (pemilihan presiden) pada Februari 2024 agar bisa berjalan aman dan damai,” ungkap jenderal bintang tiga itu.

Dalam kesempatan itu, Rycko juga mengajak masyarakat tidak mudah terpancing terkait isu terkini yang berpotensi memecah belah bangsa.

BACA JUGA: PLN UID Jakarta Raya Gelar Apel Siaga Natal dan Tahun Baru

Dia mengingatkan pola serangan teroris yang semula menggunakan pendekatan keras, telah berubah menjadi pendekatan lunak.

"Isu keempat, yakni pola serangan yang semula menggunakan hard approach menjadi soft approach. Dari data grafik kita melihat serangan terorisme terus menurun, jangan membuat kita terlena karena justru pola serangan yang mereka ubah," katanya.

Terakhir, Rycko berpesan untuk mewaspadai meningkatnya radikalisme kepada kelompok rentan, yakni perempuan, anak-anak dan remaja, dan meningkatkan rasa kepedulian masyarakat serta partisipasi publik.

Rycko meyakini bahwa peningkatan rasa kepedulian rakyat serta partisipasi publik, itu akan menciptakan resiliensi masyarakat

"Isu terakhir, yakni upaya meningkatkan rasa kepedulian masyarakat serta partisipasi publik sehingga tercipta resiliensi masyarakat," katanya. (boy/jpnn)


Redaktur & Reporter : M. Kusdharmadi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler