Bom Buku Modus Lama

Rabu, 16 Maret 2011 – 22:34 WIB
JAKARTA—Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Irjen (pol)  Ansyaad Mbai menyebut modus yang dilakukkan pelaku teror bom buku di sejumlah lokasi di Jakarta Selasa (15/3) bukanlah modus baruMenurutnya pola aksi tersebut merupakan modus lama yang ditiru dari sejumlah bom paket yang dikirimkan pelaku terror ke sejumlah pejabat di beberapa negara Eropa 2010 lalu

BACA JUGA: Kapolda Metro Gelar Evaluasi Kapolres dan Tim Gegana

Yakni menggunakan paket kiriman langsung menuju target  yang dituju dengan harapan begitu membuka target langsung tewas atau terluka.

‘’ Di Indonesia ini bukan hal baru,’’ ujar Anyad dalam wawancara langsung dengan salah satu Stasiun TV swasta di Jakarta, Rabu (16/3) malam.  Menurutnya target serangan ini bukanlah perorangan
Tapi target besar melalui tokoh simbolik

BACA JUGA: Jakpus Ditargetkan Tambah 13 Pompa Air

Dijelaskan Ulil Abshar Abdalla minsalnya merupakan tokoh pluralisme yang berlawanan dengan kelompok radikal
Sementara Ketua BNN Gories Mere merupakan tokoh yang sejak lama dikecam kalangan radikal karena sikap tegasnya terhadap para pelaku terorisme.

Sementara untuk Japto Soerjosoemarmo Ansyaad menyebut ia merupakan simbolisasi kesatuan negara yang kukuh pada ideology pancasila

BACA JUGA: Pecah Ban, Truk Melayang dari Tol

Dari serangkaian analisa ini dapat disimpulkan target apa yang ingin dituju para pelakuYakni ingin menyerang keutuhan negara dan
pluralisme Indonesia yang telah terjaga sejak lama.  ‘’Dari sini terbaca alamat ideologis dari para pelaku,’’ paparnya.

Seperti diberitakan tiga paket bom dalam sebuah buku ditemukan di tiga tempat di Jakarta, RabuBom pertama meledak di Kantor Berita Radio 68 H yang juga markas Jaringan Islam Liberal (JIL) Utan Kayu, Jakarta Timur, Selasa (15/3) sore sekitar pukul 16.15 WibPaket yang sedianya ditujukan untuk aktivis Jaringan Islam Liberal (JIL), Ulil Abshar Abdalla itu meledak saat polisi mencoba menjinakkan.

Akibatnya dua polisi dan seorang petugas keamanan dilarikan ke rumah sakit akibat luka yang timbul dari ledakan ituSetelah itu sekitar pukul 20.00 Wib dihari yang sama paket bom lainnya ditemukan di Kantor Badan Narkotika Nasional (BNN), Jalan MT Haryono, Cawang, Jakarta TimurBeruntung paket peledak yang ditujukan untuk Kepala BNN Komjen (pol) Gories Mere itu berhasil dijinakkan polisi.

Di waktu yang tak jauh beda bungkusan yang sama ditemukan di kediaman Ketua Umum Pemuda Pancasila Japto S Soerjosoemarno diCiganjur, Jakarta SelatanBeruntung  Japto yang menjadi target terbebas dari ledakan dan polisi berhasil menjinakkan bom tersebut.(zul)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Hujan Angin, Pepohonan Jalan Sudirman Bertumbangan


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler