BPIP Bakal Lanjutkan Perumusan RUU Sistem Ekonomi Pancasila, Konsisten Tanam Nilai Ideologi

Selasa, 19 Desember 2023 – 10:28 WIB
Kepala BPIP Yudian Wahyudi saat acara Refleksi Akhir Tahun 2023 bertajuk 'Sorot Balik Adicita Pancasila', Senin (18/12). Foto: Romaida/jpnn.com

jpnn.com, JAKARTA - Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) akan terus berkomitmen menanamkan nilai Pancasila di Indonesia.

Hal tersebut diungkapkan Kepala BPIP Yudian Wahyudi saat acara Refleksi Akhir Tahun 2023 bertajuk 'Sorot Balik Adicita Pancasila', Senin (18/12).

BACA JUGA: Refleksi Akhir Tahun, BPIP Terus Konsisten Membumikan Pancasila

Selama 2023, Yudian Wahyudi mengatakan pihaknya melakukan berbagai program yang mendukung praktik penanaman Pancasila di Indonesia.

Adapun salah satunya, yakni peluncuran Buku Teks Utama (BTU) Pendidikan Pancasila yang dirilis berkolaborasi dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) pada 28 Agustus 2023.

BACA JUGA: Kepala BPIP Berikan Arahan Kepada Ribuan Mahasiswa UGM, KKN Bentuk Pengabdian

Peluncuran BTU itu bertujuan untuk mendukung mata pelajaran wajib Pendidikan Pancasila di berbagai sekolah.

"Ini tindak lanjut dari standarisasi nasional Pendidikan Pancasila, pada pendidikan formal," kata Yudian Wahyudi dalam sambutannya.

BACA JUGA: Stafsus BPIP: Hukum Indonesia Bersumber pada Nilai-Nilai Pancasila

Dia mengatakan hingga kini pihaknya masih terus melakukan sosialisasi dan monitoring terkait penggunaan BTU Pendidikan Pancasila.

BPIP ingin mengembalikan muruah Pancasila yang telah lama hilang, sehubungan dengan dihapusnya mata ajar Pancasila dalam UU Sisdiknas Nomor 20 Tahun 2003.

"Tujuan utamanya tidak lain agar Pancasila tidak sekadar dihafal, melainkan dipakai dengan baik dalam lingkup pribadi maupun sosial," tuturnya.

Lebih dari itu, Yudian mengungkapkan pada tahun ini, BPIP sudah mulai merumuskan RUU Sistem Ekonomi Pancasila.

RUU ini diharapkan dapat menjadi landasan pelaksanaan Pasal 33 UUD NKRI Tahun 1945 yang berkaitan dengan demokrasi ekonomi.

"Kami sudah merumuskan RUU Sistem Ekonomi Pancasila dan akan dilanjutkan pada 2024," imbuhnya.

Berdasarkan hasil akhir 2023, pencapaian Indeks Perencanaan Pembangunan Nasional BPIP meraih predikat sangat baik dengan 98,28 persen.

Sementara itu, pencapaian Reformasi Hukum BPIP disebut mencapai 98.60 persen dengan predikat istimewa.

"Capaian ini bagian dari komitmen kami dalam menggelorakan tindakan. Capaian ini akan kami jadikan motivasi untuk berbuat lebih baik lagi tahun 2024, minimal 98,81 persen," tutur Yudian. (mcr31/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Stafsus BPIP: Literasi & Kekritisan Dibutuhkan Anak Muda


Redaktur : Dedi Sofian
Reporter : Romaida Uswatun Hasanah

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler