BPJS Kesehatan: Pandemi Tak Halangi Kabupaten Sukabumi Capai Universal Health Coverage

Kamis, 16 September 2021 – 15:35 WIB
Direktur perencanaan pengembangan dan Manajemen Risiko BPJS Kesehatan Mahlil Ruby menyerahkan Piagam Penghargaan kepada Pemda Kabupaten Sukabumi untuk pencapaian UHC Kabupaten Sukabumi dalam kepesertaan Program JKN-KIS, di Pendopo Kabupaten Sukabumi, Selasa (14/09). Foto: dok BPJS Kesehatan

jpnn.com, SUKABUMI - Direktur perencanaan pengembangan dan Manajemen Risiko BPJS Kesehatan Mahlil Ruby memberikan apresiasi kepada Bupati Sukabumi lantaran tetap berkomitmen menjamin akses layanan kesehatan seluruh penduduk Sukabumi melalui program jaminan kesehatan nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS)

"Kami sangat mengapresiasi komitmen kuat Pemkab Sukabumi, apalagi di masa pandemi Covid-19 tidak menghalangi dalam upaya terbaiknya melindungi penduduk Sukabumi dari risiko kesehatan," ujar Mahlil dalam acara penyerahan Piagam Penghargaan kepada Pemda Kabupaten Sukabumi untuk pencapaian UHC Kabupaten Sukabumi dalam kepesertaan Program JKN-KIS, di Pendopo Kabupaten Sukabumi, Selasa (14/09).

BACA JUGA: BPJS Kesehatan dan Bank BJB Berkolaborasi, Dorong Faskes Tingkatkan Kualitas Layanan

"Pemkab juga terus mendukung implementasi program JKN-KIS dan mengupayakan tercapainya Universal Health Coverage (UHC) untuk seluruh penduduk Kabupaten Sukabumi," sambungnya.

Sementara itu Bupati Sukabumi, Marwan Hamami mengungkapkan sudah menjadi tanggung jawab Pemda Kabupaten Sukabumi untuk menjamin seluruh penduduk-nya mendapatkan jaminan kesehatan yang terbaik, dengan mengoptimalkan pelaksanaan program JKN-KIS.

BACA JUGA: BPJS Kesehatan Bisa Diserahkan Pengelolaannya ke Pemda

Marwan menjelaskan, keberhasilan pelaksanaan program jaminan kesehatan sangat didukung oleh peran seluruh jajaran Pemda melalui instansi – instansi terkait, juga fasilitas kesehatan baik fasilitas kesehatan tingkat pertama mapun rumah sakit.

“Semoga dengan pencapaian UHC ini menjadi pemicu semangat seluruh stakeholder di Kabupaten Sukabumi sesuai peran dan tugasnya masing – masing, untuk bersama-sama menyukseskan penyelenggaraan program JKN-KIS,” ungkap Marwan.

BACA JUGA: Seminar Internasional, BPJS Kesehatan Bahas Efektivitas Layanan Kesehatan vs Biaya

Tercapainya UHC itu juga merupakan persembahan dan kado terbaik dari Pemda Kabupaten Sukabumi kepada masyarakat Kabupaten Sukabumi.

Sebab, hal itu bertepatan dengan hari jadi Kabupaten Sukabumi yang ke-151 pada tanggal 10 September 2021 lalu.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sukabumi Dwi Surini mengungkapkan, capaian kepesertaan program JKN-KIS di Kabupaten Sukabumi, per September 2021 adalah 2.505.945 jiwa atau telah berada di angka 95,40% berdasarkan data Administrasi Kependudukan (Adminduk) Desember 2020.

“Angka pencapaian Kabupaten Sukabumi tersebut adalah capaian presentase UHC tertinggi ketiga di Kedeputian Wilayah Jawa Barat setelah Kota Cirebon dan Kota Cimahi,” jelas Dwi.

Dwi menjelaskan komposisi peserta saat ini untuk penerima bantuan iuran yang bersumber pada APBN (PBI APBN) sebanyak 1.486.102 jiwa (56,6%), pekerja penerima ppah (PPU) sebanyak 487.049 jiwa (18,5%), dan pekerja bukan penerima upah (PBPU) sebanyak 253.271 (9,6%).

Ada juga pekerja bukan penerima upah dan bukan pekerja yang didaftarkan oleh pemerintah daerah (PBPU dan BP Pemda) sebanyak 252.397 (9,6%), dan peserta bukan pekerja (BP) sebanyak 27.126 (1,4%).

Acara itu turut hadiri oleh Wakil Bupati Sukabumi, Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah Jawa Barat, Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi, unsur-unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sukabumi, dan instansi – instansi terkait di wilayah Kabupaten Sukabumi. (mrk/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Sampaikan Pengetahuan dan Penelitian Melalui Jurnal JKN


Redaktur : Dedi Sofian
Reporter : Tim Redaksi, Dedi Sofian

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler