BPPSDMP Kementan Gelar 'Pelatihan Sejuta Petani', Demi Indonesia Bangkit

Kamis, 15 Juli 2021 – 19:16 WIB
Ilustrasi - Petani di Kampung Budaya Sindang Barang RW 08, Desa Pasir Eurih, Tamansari, Bogor mengayak gabah kering hasil panen. Foto : Ricardo/jpnn.com

jpnn.com, JAKARTA - Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian mengagendakan 'Pelatihan Sejuta Petani' untuk meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) pertanian.

Menurut Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL), pelatihan untuk meningkatkan SDM pertanian sangat penting.

BACA JUGA: Kunci Kemajuan Bangsa ada di Peningkatan SDM Pertanian

Apalagi pertanian Indonesia saat ini memasuki era 4.0.

Sektor pertanian terus bergerak ke arah yang maju, mandiri dan modern.

BACA JUGA: Target Gus Halim Melampaui RPJMN 2020-2024 Soal Daerah Tertinggal

Untuk itu, SDM pertanian seperti penyuluh, petani dan para praktisi pertanian harus terus ditingkatkan.

“Era 4.0 ditandai dengan penggunaan mekanisasi dan digitalisasi sektor pertanian."

BACA JUGA: Roy Suryo Soroti Rencana Pemadaman TV Analog Mulai 17 Agustus ini

"Pertanian sudah bergerak maju dari pola tradisional ke pertanian yang maju, mandiri dan modern. Untuk itu, kapasitas SDM pun harus ditingkatkan,” ujar Mentan SYL dalam keterangannya, Kamis (15/7).

Sementara itu, Kepala Pusat Pelatihan Pertanian BPPSDMP Kementan Leli Nuryati mengatakan pelatihan nantinya akan mengambil tema 'Pengelolaan Kesuburan Tanah'.

“Mengapa kami pakai tema tersebut, karena tugas BPPSDMP meningkatkan produktivitas pertanian. Hal itu harus dimulai dari kesuburan tanah di sekitar kita,” ucapnya.

Menurut Leli, tujuan pelatihan untuk meningkatkan pengetahuan peserta pelatihan yang terdiri dari penyuluh dan petani mengenai pengelolaan kesuburan tanah.

Selain itu juga untuk mendorong pertanian berkelanjutan.

“Pelatihan ini akan diselenggarakan secara virtual mulai 28 Juli hingga 1 Agustus 2021," ucapnya.

Kepala Pusat Data dan Informasi BPPSDMP Kementan Roby Darmawan mengatakan registrasi peserta sudah bisa dilakukan saat ini.

Pendaftaran bisa lewat https://latihanonline.pertanian.go.id/registrasi.

“Masukkan NIK pada form pendaftaran, pastikan NIK sudah terdaftar di Simluh."

"Kalau yang sudah terdaftar di Simluh, di form pendaftaran sudah terdata otomatis, tinggal isi yang kurang."

"Bagi yang belum terdaftar mengisi form pendaftaran ulang. Lengkapi data dan pilih pelatihan,” pungkas Roby.(*/jpnn)

Video Terpopuler Hari ini:


Redaktur & Reporter : Ken Girsang

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler