BSN Menetapkan Acuan SNI yang Berkaitan dengan Protokol Kesehatan

Rabu, 03 November 2021 – 22:00 WIB
Kepala BSN, Kukuh S. Achmad saat membuka Bulan Mutu Nasional (BMN 2021). Foto Humas BSN

jpnn.com, JAKARTA - Badan Standardisasi Nasional (BSN) menjadi pilar strategis untuk mengurangi dampak terburuk dari penyebaran Covid-19 dan menangkap peluang di balik pandemi.

Menurut Kepala BSN Kukuh S. Achmad, menjadi bangsa yang tangguh dalam menghadapi pandemi Covid-19 menjadi kunci keberhasilan untuk terus meningkatkan pertumbuhan perekonomian. 

BACA JUGA: Jelang Bulan Mutu Nasional, BSN Gelar Dua Pameran Besar, Catat Tanggalnya

“BSN telah menyediakan SNI (Standar Nasional Indonesia), pembinaan penerapan SNI dan laboratorium acuan," kata Kukuh saat membuka Bulan Mutu Nasional (BMN 2021) dan seminar nasional standardisasi di Bandung, Rabu (3/11).

Dia menjelaskan acuan SNI untuk persyaratan kualitas alat perlindungan diri, persyaratan alat-alat medis untuk sistem pernapasan, serta sistem manajemen biorisiko pada laboratorium dan organisasi terkait lainnya. 

BACA JUGA: Cara Mengirim File Besar Via WhatsApp, Gampang Banget!

Pembinaan penerapan SNI disediakan tidak hanya untuk UMKM, tetapi juga seluruh pelaku usaha. 

"Laboratorium acuan disediakan untuk mengurangi ketergantungan pada negara lain," ucapnya.

BACA JUGA: 7 Fakta Kasus Ibu Muda Bernama Inka Sasmita, Nomor 6 Bikin Bergeleng

Selain itu, BSN juga telah menetapkan SNI yang berkaitan dengan protokol kesehatan lainnya seperti masker.

Hingga saat ini, tercatat lebih dari 14 merek masker kain dan medis yang sudah sesuai dengan syarat mutu SNI.

Delapan di antaranya masker kain yang diproduksi di Jawa Barat.

Melalui kegiatan BMN 2021 yang dibuka Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, Kukuh berharap itu bisa membangkitkan semangat masyarakat Indonesia akan pentingnya mutu dan infrastruktur mutu nasional. (esy/jpnn)

Video Terpopuler Hari ini:

BACA ARTIKEL LAINNYA... Yamaha Aerox 155 Connected Bersolek, Harganya Mulai Rp 25 Jutaan


Redaktur : Rasyid Ridha
Reporter : Mesya Mohamad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler