BTN Salurkan Bantuan ke Beberapa Pesantren di Jateng

Senin, 12 Juni 2017 – 04:28 WIB
Direktur Utama BTN Maryono (kiri batik cokelat) menyalurkan bantuan kepada pesantren di Jawa Tengah. Foto IST

jpnn.com, REMBANG - PT Bank Tabungan Negara (BTN) menyalurkan bantuan bina lingkungan sekitar Rp 1 miliar ke beberapa pesantren di Jawa Tengah.

Selain untuk berbagi rasa syukur dalam suasana Ramadan, perseroan juga berharap BUMN makin dikenal peran nyatanya oleh masyarakat Indonesia, khususnya di lingkungan pesantren.

BACA JUGA: BTN Siapkan KPR Subsidi Bagi Pegawai Pariwisata

Direktur Utama BTN Maryono juga melakukan kunjungan ke pondok pesantren Assalafiyah, Brebes, pondok pesantren Al-Fusha, Pekalongan dan pondok pesantren Raudlatut Thalibin, Rembang, Jawa Tengah.

Kunjungan juga dilakukan ke wilayah Jepara dan Magelang. Dalam kunjungan tersebut Maryono memberikan bantuan berupa beras, sembako, gula, daging dan uang tunai untuk mendukung  keperluan operasional sehari-hari pesantren.
 
“Safari Ramadan ini merupakan bagian dari program BUMN Hadir Untuk Negeri, dalam suasana Ramadan ini kami mensyukuri apa yang telah kita kerjakan selama ini dalam mendukung program pemerintah betul-betul hasilnya bisa dinikmati masyarakat,” ujar Maryono di Rembang.
 
Maryono menjelaskan dipilihnya pesantren sebagai tempat untuk berbagi rasa syukur  karena pesantren merupakan tempat membimbing calon pemimpin masa depan yang baik. Selain memiliki moral yang tinggi juga mempunyai pengetahuan yang sangat mumpuni.
 
Sementara itu, Menteri BUMN Rini Soemarno menambahkan, Ramadan tahun ini BUMN keliling, bertemu dengan para kiai membawa dirut-dirut perseroan.

BACA JUGA: BTN Bidik Kredit Aguan Rumah Capai Rp 8,82 triliun

“Karena BUMN adalah milik masyarakat, tentunya juga milik para santri, milik pesantren yang tentunya akan memberikan kesempatan kepada para santri untuk dapat lebih mandiri, serta pesantrennya ke depannya lebih mandiri,” imbuh Rini.

 Dalam kunjungan ke pesantren Rini mengaku meminta doa kepada para kyai, agar BUMN bisa lebih besar dan dikelola secara transparan serta dijalankan dengan hati nurani yang bersih.

BACA JUGA: BTN Syariah-SMF, Terbitkan EBAS-SP KPR iB Pertama di Indonesia

“Kami menekankan betul bahwa direksi BUMN itu dalam mengelola perusahaan harus dengan hati nurani, artinya BUMN tetap harus untung, tidak boleh tidak untung karena jika tidak untung maka tidak bisa berkembang, namun jika memiliki keuntungan harus selalu memikirkan lingkungannya,” katanya.(chi/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Disuntik Rp 1 Triliun, Waskita Garap 6 Apartemen


Redaktur & Reporter : Yessy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
BTN   Bank Btn  

Terpopuler