Bu Mensos Bahagia Lihat Upacara HUT RI Lebih Berwarna

Kamis, 17 Agustus 2017 – 23:36 WIB
Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa dengan baju adat Sumenep, Madura saat memimpin upacara HUT ke-72 RI di Kemensos, Kamis (17/8). Foto: Humas Kemensos

jpnn.com, JAKARTA - Beragam pakaian adat berbagai daerah mewarnai upacara hari ulang tahun (HUT) ke-72 kemerdekaan Indonesia di berbagai tempat, Kamis (17/8). Hal itu juga terlihat dalam upacara HUT ke-72 RI di Kementerian Sosial.

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa memimpin langsung prosesi upacara pengibaran bendera Merah Putih dalam rangka peringatan kemerdekaan RI di kantornya. Sebagaimana siaran pers Kemensos, menteri yang juga tokoh Muslimat Nahdatul Ulama (NU) itu juga mengenakan pakaian adat berupa kebaya khas Sumenep, Madura.

BACA JUGA: Bersyukur, Koarmabar Gelar Doa Bersama 171717

"Ini baru pertama kali. Tahun-tahun sebelumnya pakai baju Korpri,” ujar Khofifah saat ditemui usai memimpin upacara.

Dia pun terlihat semringah karena upacara dengan pakaian adat dari berbagai daerah itu justru terlihat indah. “Inilah Indonesia, penuh warna dan beragam," tuturnya.

BACA JUGA: Puisi Indah Dari Bupati Cantik Untuk Indonesia

Lebih lanjut Khofifah mengatakan, upacara dengan peserta yang mengenakan beragam pakaian adat itu juga sarat makna. Menurutnya, berbeda suku, agama, golongan, politik, adat ataupun asal-usul bukan berarti tak bisa bersatu.

"Saya ingin menghadirkan nuansa yang berbeda dalam perayaan kemerdekaan Indonesia kali ini. Saya berharap semua karyawan bangga dengan pakaian adat yang mereka kenakan,” tuturnya.

BACA JUGA: Prabowo Diundang Istana tapi Pilih Hadir di UBK, Nih Sebabnya

Khofifah menegaskan, pakaian adat bukan sekedar busana resmi suatu daerah. “Tapi merupakan identitas bangsa dan bentuk penghargaan terhadap budaya yang kita miliki," tambahnya.

Sementara Direktur Jenderal Penanganan Fakir Miskin (PFM), Andi ZA Dulung yang mengenakan pakaian adat khas Bugis, Sulawesi Selatan mengakui adanya suasana yang berbeda saat melihat para PNS berbusana adat. Pria asal Soppeng, Sulawesi Selatan ini mengatakan, nuansa keindonesiaan dan kekeluargaan justru sangat terasa dalam upacara itu.

"Saya lihat semua tampak bahagia. Saling mengomentari penampilan temannya, atau bercerita tentang busana adat yang dipakainya,” tutur Dulung yang dalam kesempata itu mengenakan pakaian adat Bugis.

Direktur Jaminan Sosial Keluarga pada Direktorat Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Nur Pujiyanto juga tak kalah bungah. Sebab, dia bisa memamerka baju adat Jawa koleksinya, lengkap dengan belangkon dan kerisnya.

"Alhamdulillah hari ini sukses berbusana adat Jawa Tengah. Atasan beskap dan bawahan kain jarik lengkap dengan keris dan blangkon. Ini baju milik sendiri, jadi tidak perlu repot-repot sewa," ujarnya berkelakar.(ara/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Dahlan Iskan Ikut Upacara HUT RI Bersama Warga Pecinan di Pasar Atom


Redaktur & Reporter : Antoni

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler