Bumil Dilarang Makan Durian, Mitos atau Fakta?

Jumat, 11 Januari 2019 – 21:28 WIB
Durian Musang King yang terkenal di Malaysia. Foto: The Star

jpnn.com, JAKARTA - Budaya di Indonesia terkadang sering melarang ibu hamil (bumil) untuk melakukan sesuatu dan mengonsumsi makanan atau minuman tertentu. Salah satunya durian.

Buah yang satu ini dilarang dikonsumsi karena dipercaya bisa membahayakan janin dan sang ibu. Dilansir Hellosehat, ada beberapa mitos yang beredar terkait dengan bahaya makan durian bagi ibu hamil.

BACA JUGA: Kala Hasto dan Yasonna Habiskan Malam dengan 80 Durian

Janin Kepanasan

Banyak orang percaya bahwa durian akan membuat tubuh kepanasan sehingga jika ibu hamil mengonsumsinya, janin pun akan kepanasan. Mitos ini awalnya menyebar dari kepercayaan kuno bangsa Tionghoa yang dibawa ke Asia Tenggara.

BACA JUGA: Dengan Kebijakan Mentan Amran, Durian Kini Surplus 733 Ton

Faktanya: Belum ada bukti ilmiah atau contoh kasus terjadinya komplikasi janin kepanasan.

Kadar Kolesterol Tinggi

BACA JUGA: Heboh Bau Durian di Pesawat, Begini Tanggapan Kemenhub

Durian sering sekali disebut-sebut sebagai buah dengan kadar kolesterol tinggi, sehingga berbahaya bagi siapa pun, apalagi ibu hamil.

Faktanya: Nyatanya, mitos ini salah besar. Durian tidak mengandung kolesterol sama sekali. Malah, durian mengandung lemak tak jenuh yang baik untuk mengurangi kolesterol jahat dalam tubuh.

Bahaya bagi Janin

Banyak yang bilang bahwa buah durian bisa mengancam janin. Namun jika tidak dikonsumsi secara berlebihan, durian justru menyimpan segudang manfaat bagi ibu hamil.

Faktanya: Durian kaya akan kalium yang dibutuhkan ibu hamil untuk menyeimbangkan tekanan darah dan kadar cairan dalam tubuh. Kalium juga bisa membantu membantu mengurangi pembengkakan yang sering terjadi saat hamil. Durian juga mengandung organo-sulfur dan triptofan yang dapat membantu melawan infeksi bakteri dan jamur.(jpc/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Dikabarkan Angkut Durian 3 ton, Begini Kata Sriwijaya Air


Redaktur & Reporter : Djainab Natalia Saroh

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler