BUMN Butuh Ahli Manajemen dan Jago Kepret

Senin, 31 Oktober 2016 – 17:02 WIB

jpnn.com - JAKARTA - Ketua Umum Seknas Jokowi Muhammad Yamin mengapresiasi langkah Presiden Joko Widodo memilih menteri ESDM didasari pada pertimbangan profesionalisme. Menurutnya, presiden jeli dan sangat tepat memilih professional sekaliber Ignasius Jonan.

"Pesan Pak Jokowi sangat jelas dan terang, untuk kementrian ESDM dibutuhkan professional yang sudah teruji rekam jejaknya," ujarnya dalam pernyataannya yang diterima JPNN.com, Senin (21/10).

BACA JUGA: Sumpah Pemuda Dibungkus Nusantara Berdendang di Istana

Menurutnya, Jonan sudah terbuktib memiliki integritas dan tidak bisa dipengaruhi oleh mafia. Karena itu, dia yakin mafia migas yang mulai mengobok-obok Kementerian ESDM pasti bakal dilawan.

Namun, Sekjen Seknas Jokowi Osmar Tanjung menambahkan, jika Presiden Jokowi ingin benar-benar memberantas mafia migas, jangan hanya berhenti sampai pengangkatan menteri dan wakil menteri ESDM.

BACA JUGA: Cihui... Lihat Nih Jokowi dan Prabowo Naik Kuda Bareng

Melainkan, harus memerintahkan Menteri BUMN Rini Soemarno membersihkan juga perusahaan pelat merah migas dari pengaruh mafia.

"Ibu Rini sebagai pembantu presiden harus melihat rekam jejak para professional lain. Sesuai dengan pidato Presiden sebagaimana maksud dan tujuan diangkatnya Jonan dan Archandra," tambah Osmar.

BACA JUGA: Sindir Anies Baswedan, Ahok: Nggak Boleh Ambil Dua Bantuan

"Menteri ESDM, menteri BUMN atas perintah presiden dapat mengevaluasi posisi kunci, mengevaluasi kinerja Kementrian ESDM dan BUMN yang bergerak di bidang ESDM," tambahnya.

Ditegaskan, saat yang sama presiden dapat mengevaluasi kembali bekas menteri pada reshuffle jilid 1 dan 2. Karena, di antara menteri yang direshuffle diyakini ada yang salah penempatannya sehingga tidak optimal kerjanya.

"Sebut saja Rahmat Gobel yang mungkin cocok memimpin industri migas di BUMN. Ada Rizal Ramli yang suka ngepret para mafia. Ada ahli, professional lain yang juga faham betul industri migas seperti Edy Sunardi dan lainnya," tuturnya.

Rizal Ramli, Prof Edy Sunardi dan Rahmat Gobel, menurutnya, bisa menjadi kombinasi dan teamwork yang baik dalam memberantas mafia migas. Ada yang ahli, ada yang jago manajemen dan ada yang jago kepret.

"Kalau mau dikerucutkan lagi kombinasi Rizal Ramli dan Edy Sunardi bagus dalam mengawal bisnis migas BUMN. Rizal Ramli bisa di Pertamina atau SKK Migas, begitu juga dengan Edy Sunardi," Osrmar menegaskan kembali. (dil/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Politikus PAN: Pak Jokowi Harusnya Temui Pak SBY Juga


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler